Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pangan Lokal Jadi Sajian Ribuan Tamu Paket Harmoni
NTT NEWS

Pangan Lokal Jadi Sajian Ribuan Tamu Paket Harmoni

By Redaksi27 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sejumlah ibu sedang menyiapkan pangan lokal untuk disuguhkan kepada ribuan tamu Paket Harmoni (Foto: Adrianus Aba/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT– Sajian pangan lokal berupa pisang rebus menjadi hidangan ribuan tamu yang hadir dalam acara adat perutusan (wuat wa’i), Paket Harmoni di aula asumpta Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai, Sabtu (27/01/2018).

Paket Harmoni merupakan sebutan akrab pasangan Benny K Harman dan Benny A Litelnoni, bakal calon gubernur dan wakil gubernur NTT periode 2018-2023.

Pantauan VoxNtt.com, ribuan massa mulai memadati halaman depan aula yang berlokasi di Kelurahan Watu, Kecamatan Langke Rembong itu sejak pukul 09.00 Wita.

Kendati hujan terus mengguyur Kota Ruteng, namun ribuan pendukungnya tetap rela dengan setia menunggu instruksi panitia.

Sebelum memasuki aula, satu per satu massa mengisi registrasi yang telah disiapkan panitia wuat wa’i di depan gerbang utama.

Selanjutnya, panitia konsumsi menyuguhkan satu per satu massa yang hadir dengan pisang rebus ditemani secangkir teh dan kopi.

Tempat persedian makanan lokal itu berjarak sekitar puluhan meter dari tempat registrasi tamu.

Sekretaris Tim Pemenangan Paket Harmoni untuk Kabupaten Manggarai, Alex Apri Kulas mengatakan, panitia wuat wa’i sengaja menyiapkan pisang rebus dalam hajatan besar tersebut sebagai bentuk penghargaan langsung terhadap jeri payah petani.

Menurut dia, pangan tidak hanya sebagai pemenuhan kecukupan gizi, namun juga dilihat sebagai suatu tindakan preventif terhadap kebugaran atau kesehatan di masa depan.

“Semoga dengan kami menyiapkan pangan lokal bisa memberikan nilai edukasi kepada publik betapa pentingnya mengonsumsi pangan lokal untuk kesehatan kita,” ujar Apri Kulas.

Penulis: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleLaskar Tangguh Langke Rembong Siap Antar Harmoni Pimpin NTT
Next Article Wuat Wa’i HARMONI, Jeriko: Saya Didukung Orang Manggarai Jadi Wali Kota Kupang

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.