Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Orang Muda Kota Reo Bergerak untuk Kemajuan Ekonomi Kreatif
Regional NTT

Orang Muda Kota Reo Bergerak untuk Kemajuan Ekonomi Kreatif

By Redaksi29 Januari 20183 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT-Lingkar Kajian Pemuda Daerah Manggarai bekerja sama dengan Bandung Utama Grup Ruteng mengadakan pelatihan kewirausahaan pada hari Minggu (28/1/2018) kemarin di Islamic Center Reo, Kabupaten Manggarai.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari bazar yang dilakukan sehari sebelumnya yang melibatkan beberapa sponsor seperti Rajawali Telkomsel, Kecap Nasional dan Dua Kelinci di area Tambatan Perahu Reo yang diproyeksi menjadi sentra kuliner malam kota pesisir di utara Manggarai itu.

Komisioner LKPD Manggarai Gufran Yusra menyebutkan bahwa potensi Kota Reo sebagai kota pesisir potensial di utara Manggarai sangat memungkinkan orang muda untuk bergelut dalam ekonomi kreatif seperti bisnis kuliner, pariwisata dan kerja-kerja kreatif seperti bisnis di media sosial, fotografi dan desain grafis.

Menurut Gufran, wirausaha muda merupakan elemen penting dalam pembangunan daerah sebagai kekuatan modal. Semakin banyak wirausaha maka akan semakin maju sebuah daerah, khususnya Kabupaten Manggarai.

“Saatnya anak-anak muda kreatif bergerak, ” ujar Gufran.

Camat Reo Ir Kanis Tongga menambahkan, Kota Reo memiliki potensi ekonomi yang luar biasa sebagai daerah pemasok komoditi pertanian seperti beras, bawang, kacang dan jagung.

Selain itu, pesona pantai Ketebe dan kuliner Kota Reo kalau dikelola dengan profesional maka akan mendatangkan profit bagi para wirausahawan muda.

“Kalau daerah Torong Besi, Tambatan Perahu dan pantai Ketebe kita kelola baik, maka akan semakin banyak orang berkunjung ke Reo, “ujarnya.

Ia mendorong orang muda kota Reo untuk menghilangkan sikap malas dan gengsi untuk berani mengambil profesi sebagai wirausaha, mengingat fakta bahwa banyak lulusan perguruan tinggi yang menganggur.

“Tangkaplah peluang untuk bekerja sebagai wirausaha, “tegasnya.

Hidup Lebih Baik

Manajer Bandung Utama Grup, Feliks Musa Ahas hadir sebagai motivator kegiatan itu. Pria asal Wakal, Kecamatan Cibal itu menambahkan, tantangan utama untuk memulai usaha adalah rasa malas dan gaya hidup yang mau santai, tidak mau bekerja keras.

“Kita butuh revolusi mental untuk melawan rasa malas, gengsi, malu untuk memulai usaha apa saja yang penting bisa dikerjakan dan realistis, ” ujar pria yang lama bekerja dan berusaha di Kota Bandung, Jawa Barat itu.

Bagi Feliks, kendala lain mengapa orang malas berusaha adalah merasa tak bermodal dan takut gagal. Solusinya adalah mengembangkan suatu sistem ekonomi kelompok. Karena kalau berjalan sendiri-sendiri maka peluang gagalnya akan makin besar.

“Dan kalau gagal sekalipun harus berani mengevaluasi kelemahan-kelemahan yang ada untuk segera dicarikan solusinya, ” tambahnya.

LKDP Manggarai dan Bandung Utama Grup juga mendorong kaum muda Reo untuk memanfaatkan media sosial seperti Facebook,Instagram dan WhatsAppuntuk berwirausaha.

“Di “zaman now” banyak sekali cara promosi ringan melalui media sosial, ” kata Feliks.

Pantauan Vox NTT, kegiatan bazar dan seminar ini diikuti puluhan anak muda di Kota Reo. Panitia merencanakan bahwa kegiatan seperti ini hanya menjadi awal mula untuk merangkul semakin banyak anak muda untuk bergabung dalam Gerakan Kewirausahaan.

Kontributor: FR

Editor: Irvan K

Previous ArticleVictor Laiskodat Prihatin Bangunan Betonisasi di Kelimutu
Next Article Sebut Banggar Pura-pura, Ini Sindiran Keras untuk Marsel Ahang

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.