Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Plt Kadis Pariwisata Flotim: Pabrik Ikan Air Panas Tidak Layak
HEADLINE

Plt Kadis Pariwisata Flotim: Pabrik Ikan Air Panas Tidak Layak

By Redaksi17 Februari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
PLT. Kepala Dinas (KADIS) Pariwisata Kab. Flotim, Dominikus Demon, SH
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

 

Larantuka, Vox NTT-Keberadaan pabrik ikan yang dikelola oleh PT. Tri Tunggal Lintas Benua (TLB) di Air Panas Desa Mokantarak, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, dinilai tidak layak karena berdekatan denganlokasi khusus wisata Air Panas.

Pernyataan ini dikemukakan oleh PLT. Kepala Dinas (KADIS) Pariwisata Flotim, Dominikus Demon, SH kepada VoxNtt.com di ruang kerjanya, Selasa (12/02/2018) siang.

Dominikus mengatakan dari dulu daerah Air Panas dikenal sebagai salah satu lokasi wisata unggulan di Flotim karena memiliki sumber Air Panas.

BACA:  Warga Air Panas Flotim Keluhkan Dampak Limbah Pabrik Ikan

Pemerintah daerah Flotim berkomitmen menata lokasi Air Panas (Mokantarak) menjadi wisata unggulan di Kabupaten Flores Timur. Hal ini tertuang di dalam dokumen master plan pengembangan pariwisata tahun 2017 yang menetapkan Air Panas (Mokantarak) menjadi lokasi khusus pariwisata di Flotim.

“Sudah direncanakan pada tahun 2018 dibangun gazebo dan board walk untuk menelusuri hutan bakau. Di tengah bakau akan dibangun restoran terapung. Restoran terapung ini kemungkinan tepat berada di bagian selatan dengan pabrik ikan tersebut”, demikian jelas PLT Kadis Pariwisata yang juga selaku Kepala Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Kab. Flores Timur.

BACA: Belum Kantongi Izin Lingkungan, Pabrik Ikan Air Panas Masih Beroperasi

Terkait dampak limbah pabrik industri perikanan tersebut, Dominikus mengungkapkan limbah pabrik dapat memberi efek yang buruk terhadap kehidupan ekosistem yang berada di sekitar lokasi wisata.

“Memang sekarang dampaknya belum dirasakan secara langsung, namun lambat laun dampaknya dapat kita rasakan dan akan mempengaruhi ekosistem disekitarnya”, terangnya.

Pemerintah berkomitmen secepatnya membangun koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menindaklanjuti keluhan warga Air Panas.

“Tentu, kami akan membangun koordinasi dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah), terkhusus OPD Badan Lingkungan Hidup untuk melihat dampak limbah pabrik terhadap objek wisata Air Panas”, tegas Dominikus.

Penulis: Sutomo Hurint

Editor: Irvan K

Flores Timur
Previous ArticleHumanis dan Simpatik Ada di Merpati
Next Article Merpati: BLUD SPAM Matim Wajib “Naik Kelas” Menjadi PDAM

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.