Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pedagang Kepanasan, Bupati Tote Diminta Turun Langsung ke Pasar Borong
Regional NTT

Pedagang Kepanasan, Bupati Tote Diminta Turun Langsung ke Pasar Borong

By Redaksi21 Februari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pemerhati sosial, Pastor Yanuarius Mali, SVD (kiri) sedang memegang sayur pedagang di pasar Borong yang sudah layu (Foto: Nansianus Taris/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT– Pemerhati sosial, Pastor Yanuarius Mali, SVD meminta Bupati Manggarai Timur, Yosef Tote segera turun langsung di Pasar Borong untuk melihat kondisi yang dialami para pedagang.

Pastor Yunuarius mengatakan, para pedagang terpaksa harus ngos-ngosan dan berkeringat karena panas matahari yang menembus dari sink plastik gedung mewah yang dibangun pemerintah sebegai tempat jualan mereka.

“Coba lihat, mereka jualan sambil kipas-kipas. Kasian sekali mereka. Lebih parah lagi, barang dagangan mereka cepat layu dan busuk. Mereka mau jual apa kalau barang mereka rusak begini,” ujar dia di pasar Borong, Selasa (20/02/2018).

Menurutnya, pasar adalah ladang pedagang bekerja untuk menafkahi kehidupan mereka. Jika kondisi kepanasan ini terus dibiarkan, maka bisa dipastikan para merasa tidak nyaman.

“Mereka ini orang susah. Sandaran hidup mereka ini di pasar. Mereka jual sayur ini juga pakai beli. Kalau ini terus dibiarkan, mereka bisa mati kelaparan,” kata Pastor Yunuarius.

Akibat kepanasan, para pedagang di pasar Borong tidak bisa bertahan lama dalam gedung.

Sayur yang mereka jual pun lanjut dia, terpaksa harus disiram terus menerus agar tidak layu.

“Apakah kita diam saja melihat orang susah ada dalam kesusahan. Pemda harus peka melihat kondisi yang dialami masyarakat. Saya minta Bupati Yosep Tote untuk turun langsung cek kondisi di pasar. Jangan pakai tangan kiri atau tangan kanan. Biar beliau sendiri merasakan apa yang masyarakat rasakan di sini,” pintah Pastor Yanuarius.

Dia menyatakan, jika Bupati Tote tidak memeriksa langsung, maka masyarakat yang akan mendatangi kantor Bupati Matim untuk menjual sayur, buah, dan ikan yang sudah rusak.

Tak hanya meminta melihat langsung, Pastor Yanuarius juga mendesak Pemkab Matim untuk segera mengambil solusi atas kondisi yang dialami para pedagang di pasar Borong.

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticlePanwaslu Manggarai Tuntaskan Penertiban APK
Next Article Tangani Kasus Adriana, Pemkab TTU Utus Tim ke Jakarta

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.