Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Longsor Kembali Tutup Badan Jalan Ruteng-Benteng Jawa
Regional NTT

Longsor Kembali Tutup Badan Jalan Ruteng-Benteng Jawa

By Redaksi26 Februari 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Longsor di jalur Benteng Jawa-Ruteng, tepatnya di Rejo Desa Leong Kecamatan Poco Ranaka (Foto: Aleksius Rahman)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Manggarai Timur dan sekitarnya beberapa hari terakhir, mengakibatkan longsor besar menutupi bahu jalan Ruteng-Benteng Jawa, Senin (26/02/2018).

Akibat longsor itu, akses transportasi dari ibu kota Kabupaten Manggarai menuju ibu kota Kecamatan Lamba Leda- Manggarai Timur tersebut sempat lumpuh.

Camat Lamba Leda, Aleksius Rahman kepada VoxNtt.com mengatakan, longsor tersebut terjadi di Kampung Rejo, Desa Leong, Kecamatan Poco Ranaka sekitar pukul 16.00 Wita, Senin sore.

Aleks mengaku, informasi adanya longsor di Rejo diketahuinya dari Pastor Paroki Benteng Rm. Festo Manuel. Pastor Festo sendiri melewati ruas tersebut dan tiba di titik longsor sekitar pukul 19.00 Wita.

“Mobil mereka terpaksa didorong oleh warga Kampung Rejo, sehingga bisa melintas. Namun, apabila terjadi hujan susulan bukan tidak mungkin terjadi longsor susulan yang dapat mengakibatkan jalur transportasi Benteng Jawa-Ruteng-Borong bisa putus total,” kata Camat Aleks.

Dia menambahkan, longsor yang terjadi pada tahun 2017 lalu di sekitar lokasi longsor itu belum ditangani Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai Timur.

Dihubungi terpisah, Kepala Desa Melo kecamatan Poco Ranaka, Benediktus Don membenarkan adanya longsor di Rejo desa Leong itu.

“Ia benar ada longsor. Longsor tutup badan jalan,” aku Kades Benediktus.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleTiga Benang Merah, Spirit API Reinha Bentuk Kader Pengusaha Muda
Next Article Mantan Kadus Rengkas-Rura Kembali Datangi Dinas PMD Manggarai

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.