Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Abrasi dan Jalan Rusak di Utara Flores, Pemprov NTT Tutup Mata
NTT NEWS

Abrasi dan Jalan Rusak di Utara Flores, Pemprov NTT Tutup Mata

By Redaksi1 Maret 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi jalan lintas Utara Flores persis di Pantai pasir putih Anabara, Maurole, Kabupaten Ende (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Beberapa titik abrasi di sepanjang bibir pantai Utara Pulau Flores terbilang sangat memprihatinkan. Begitu pula dengan kondisi jalan yang membuat linglung pelintas.

Bencana abrasi bahkan meluas hingga di wilayah Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende. Pemerintah provinsi NTT sudah terkesan tutup mata atas masalah di wilayah Utara Flores tersebut.

Di Maurole, ada sejumlah titik yang benar-benar terancam yakni di wilayah pantai pasir putih Anabara. Setengah badan jalan sudah ditelan abrasi laut di daerah wisata itu.

Air pasang berlahan mengikis badan jalan sedikit demi sedikit. Hingga akhirnya, kendaran harus bergeser ke bibir selokan yang ditutupi dengan sabut kelapa.

Pelintas harus ekstra berhati-hati pada jalur lintas utara. Apalagi bagi mereka yang baru pertama kali.

Baca Juga:

  • Jalur Pantura Flores Nyaris Putus
  • Nyaris Putus, Jalur Pantura Flores Hambat Pasar Ekonomi
  • Ruas Jalan Nasional Rusak Parah
  • Perbaikan Jalur Nasional di Manggarai Mendesak Dilakukan
  • PMKRI Desak Pemprov NTT Perbaiki Jembatan di Jalur Pantura
  • Meski Vital, Jembatan di Ruas Reo-Buntal Belum Diperbaiki

Potensi kecelakaan, menurut keterangan warga setempat, memang cukup tinggi. Selain jalan rusak dan abrasi, jalur jalan juga bergelombang.

“Juga harus dibersihkan di jalur jalan. Banyak hutan, bergelombang dan juga banyak tikungan jebakan. Jadi perlu hati-hati,” ujar seorang warga Maurole, Mathias.

“Ya, pemerintah provinsi diam saja begini, kita jadi korban pak. Tidak ada perbaikan, tidak ada kepedulian dari pemerintah provinsi soal jalur jalan ini,” tutur dia.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticleKeunggulan SMK Muktyaca Ende, dari Racik Obat hingga Bantu Pasien Buang Air Besar
Next Article Uskup Agung Ende: Peran DPD RI Perlu Dimaksimalkan

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.