Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Alat Praga dan Bahan Kampanye di Nagekeo Diduga Berkualitas Buruk
Pilkada

Alat Praga dan Bahan Kampanye di Nagekeo Diduga Berkualitas Buruk

By Redaksi16 Maret 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Lima paslon Pilkada Nagekeo pose bersama saat pengambilan nomor urut
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nagekeo telah menetapkan jumlah alat peraga Kampanye (APK) dan Bahan Kampanye (BK) untuk setiap pasangan calon bupati dan wakil bupati dalam pemilihan umum serentak 2018.

Namun APK dan BK yang disiapkan KPU Nagekeo tersebut diduga berkualitas buruk dan malah berkurang dari target.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Divisi Keuangan Umum dan Logistik KPU Kabupaten Nagekeo Sebastianus Baptista Lagho.

Dikonfirmasi VoxNtt.com, Jumat siang (16/03/2018), Lagho mengatakan, dalam realisasinya angka pengadaan BK malah berkurang.

Padahal, total anggaran yang diusulkan oleh KPU Nagekeo tergolong cukup fantastis yakni mencapai Rp 613.782.009.

Perinciannya yakni; perbelanjaan APK yakni Baliho berjumlah 40 Pcs seharga Rp 27.360.00, Umbul-umbul 350 pcs seharga Rp 59.430.000, dan Spanduk 565 pcs seharga Rp 153.397.500.

Sedangkan untuk pengadaan BK yakni Brosur /Leflet berjumlah 59.628 pcs seharga Rp 177.381.750 dan Poster kampanye sebanyak 16.590 pcs seharga Rp 140.413.800.

Lagho menjelaskan, setiap pasangan calon berhak mendapatkan BK sebanyak total jumlah pemilih di Kabupaten Nagekeo yakni sekitar 85.671 pcs per Paket.

Penerapan jumlah pemilih, lanjutnya, yakni berdasarkan total DPT pada pemilihan presiden dan wakil presiden sebelumnya ditambah 10 persen.

Namun dalam realisasi, angka pengadaan BK malah berkurang dari total anggaran yang diusulkan oleh KPU Nagekeo.

Akibatnya, KPU Nagekeo hanya mampu menyediakan BK berupa brosur sebanyak 59.620 pcs dan poster hanya berjumlah 16.590 pcs.

Sedangkan terkait buruknya kualitas APK dan BK, Lagho berkilah bahwa pihak KPU Nagekeo telah menyerahkan sepenuhnya kepada rekanan pemenang tender pengadaan yakni PT Valindo Jaya Perkasa Surabaya.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticlePenanganan Bencana di Nagekeo Belum Berjalan Optimal
Next Article Diduga Tilep Dana Desa, Kades Lasiolat Diadukan ke Kejari Belu

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026

Uskup Ruteng: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Krisis Hati Nurani

19 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.