Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Ignas Jonan: Tidak Boleh Bangun Industri Berat Dekat Lokasi Wisata di NTT
NTT NEWS

Ignas Jonan: Tidak Boleh Bangun Industri Berat Dekat Lokasi Wisata di NTT

By Redaksi2 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Mentri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignas Jonan saat jumpa pers di Rumah Jabatan Bupati Flores Timur, Jumad (30/03/2018). (Foto: Sutomo)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

 

Larantuka, Vox NTT-Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki alam yang sangat indah. Potensi alam ini jika dikelola dengan baik akan menjadikan NTT daerah pariwisata yang memukau dunia.

Hal ini diungkapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignas Jonan dalam jumpa pers yang diselenggarakan di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kabupaten Flores Timur, usai mengikuti Prosesi Laut Perayaan Semana Santa di Kota Larantuka, Jumat (30/03/2018) siang.

Mentri Jonan mengungkapkan salah bentuk pengelolaan yang baik aset kekayaan wisata di NTT adalah dengan tidak membangun Industri pabrik berat. Industri pabrik berat yang dimaksud Jonan adalah industri yang menghasilkan tingkat polusi atau pencemaran lingkungan yang tinggi.

“Daerah NTT, dari Timor, Flores, Alor mempunyai alam yang indah. Jadi jangan dibangun industri berat. Kalau bisa dibangun pembangkit listrik yang polusinya serendah mungkin. Mungkin suatu hari nanti daerah NTT, bisa menjadi tempat pariwisata yang luar biasa,” kata Jonan.

Jonan mengungkapkan salah satu contoh industri yang dapat dibangun di dekat daerah pariwisata adalah industri makanan.

“Di sini alamnya indah, hasil laut dan pertanianya juga besar, jadi tidak usah dibangun industri berat. Salah satu industri yang dapat dikembangkan misalnya industri pengolahan makanan. Jadi tidak bisa industri berat dibangun di dekat lokasi wisata. Itu tidak ada”, tandas Jonan.

Penulis: Sutomo Hurint

Editor: Irvan K

Flores Timur
Previous ArticleSemana Santa dan Secerca Asa dari Balik Kaca Bus
Next Article SDI Tonggurambang Diduga Kurang Diperhatikan Pemkab Nagekeo

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.