Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pemkab Matim Didesak Perbaiki TPT Jembatan Wae Laing
NTT NEWS

Pemkab Matim Didesak Perbaiki TPT Jembatan Wae Laing

By Redaksi3 April 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
TPT jembatan Wae Laing yang masih menganga akibat ambruk pada 23 November 2017 lalu (Foto: Adrianus Aba/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng mendesak Pemkab Manggarai Timur (Matim) segera memperbaiki Tembok Penahan Tanah (TPT) Jembatan Wae Laing, Desa Golo Lembur, Kecamatan Lamba Leda.

“Kami mendesak Pemkab Manggarai Timur segera perbaiki (TPT) itu, apalagi sudah rusak sejak bulan November 2017 yang lalu,” kata Ketua PMKRI Ruteng, Servasius Jemorang kepada VoxNtt.com, Selasa (3/4/2018).

Menurut Jemorang, ambruknya TPT tersebut bukanlah persoalan enteng sehingga membutuhkan penyelesaian segera.

Baca: Meski Sudah Janji Perbaiki, TPT Jembatan Wae Laing Masih Menganga

“Kalau tidak, cepat atau lambat jalan di dekat jembatan itu bisa ikut ambruk,” pungkasnya.

Lebih lanjut dia berpendapat bahwa ambruknya TPT tersebut karena dikerjakan asal jadi oleh kontraktor yang tidak bertanggung jawab.

“Pemkab Matim mesti peka dengan cara kerja kontraktor yang tidak bertanggung jawab seperti itu, sebab itu akan mencederai pemerintahan itu sendiri. Tidak masuk akal kalau pemerintah tetap membiarkan kontraktor rakus seperti ini,” tegas Jemorang.

“Kami berharap, pemerintah perlu tegas terhadap kontraktor proyek ini agar bertanggung jawab terhadap kewajibanya,” imbuhnya.

 

Kontributor: Ano Parman
Editor: Adrianus Aba

Manggarai
Previous ArticleBone Uha Beberkan Tiga Program Unggulan di Hadapan Warga Ntungal
Next Article Kades Lanaus Jadi Tersangka, Warga Apresiasi Kinerja Kejari TTU

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.