Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kerusakan Lapen di Pocolia Tambah Parah
Regional NTT

Kerusakan Lapen di Pocolia Tambah Parah

By Redaksi5 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi lapen di Pocolia (Foto: Nansianus Taris /Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Kerusakan pada lapen di Desa Pocolia, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur tambah parah. Sayangnya, hingga kini belum diperbaiki kontraktor.

Padahal, pembangunan lapen yang bersumber dari dana desa itu belum berusia dua bulan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, lapen itu diduga dikerjakan asal jadi oleh kontraktor.

Tokoh muda desa Pocolia, Van Agut kepada VoxNtt.com melalui teleponnya, Kamis (05/04/2017), mengatakan, kerusakan lapen di Desa Pocolia itu belum diperbaiki.

Setelah diberitakan sebelumnya pihak kontraktor memang sempat memperbaiki titik aspal yang rusak. Tetapi perbaikan itu juga diduga dikerjakan asal jadi, sebab tidak lama aspalnya rusak lagi.

Selanjutnya, kata Van, kontraktor sempat membawa material di sekitar titik lapen yang rusak. Namun, anehnya material itu hanya menumpuk di samping jalan.

Baca: Baru Berusia Dua Bulan, Jalan di Pocolia Matim Rusak Parah

“Kami juga tidak tahu, material itu tujuannya untuk apa. Sampai hari material itu menumpuk saja,” ungkap Van.

Dia mengatakan, pada titik yang rusak saat ini tambah parah.

Di bahu kiri-kanan aspal jalan itu sudah pecah. Bahkan ada titik-titik yang aspalnya sudah berlubang.

Sebab itu, Van mendesak Pemdes Pocolia segera menyurati kontraktor proyek tersebut untuk memperbaiki kerusakan. Sebab proyek itu masih dalam masa pemeliharaan.

Van juga mendesak Kejaksaan Negeri Ruteng untuk memeriksa dan mengecek kondisi lapen di desa Pocolia tersebut.

“Kalau bisa jaksa turun langsung ke lokasi biar tahu persis kondisi lapen di Pocolia,” ujarnya.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticlePaket WM Bicara Swasembada Pangan, MJ Jabarkan Program Keberlanjutan
Next Article Eksepsi Anies Ditolak, Taktis Matangkan Alat Bukti untuk Pokok Perkara

Related Posts

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026
Terkini

Kerajaan dan Keadilan yang Dibangun dalam Roh vs Yang Dibangun dalam Nafsu

19 Juli 2026

Pemkab Manggarai Pastikan Kesehatan Peserta MPA PMKRI

18 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Rakerprov KONI NTT Matangkan Persiapan PON 2028

18 Juli 2026

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.