Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Mikrofon Buruk Sempat Ganggu Debat Cakada Matim
NTT NEWS

Mikrofon Buruk Sempat Ganggu Debat Cakada Matim

By Redaksi6 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Peserta debat kandidat Cakada Matim (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Kegiatan debat publik calon kepala daerah (Cakada) yang diselenggarakan oleh KPU Manggarai Timur (Matim) di lapangan sepak bola SMAK Pancasila, Jumat, 6 April 2018, sempat terganggu lantaran mikrofon buruk.

Disaksikan VoxNtt.com, mikrofon yang digunakan panelis dan kandidat tampak terganggu. Akibatnya, suara panelis timbul tenggelam dan terkadang tak didengar oleh peserta debat.

Buruknya pengeras suara ini sempat membuat peserta tampak terganggu. Itu terutama saat sesi tanya jawab antara panelis dengan peserta, juga antara peserta dengan peserta lainnya.

Suara panelis beberapa kali tidak sampai ke telinga peserta debat.

Beberapa kali, terlihat moderator debat harus jalan menggantikan mikrofon yang digunakan peserta debat karena suaranya hilang muncul.

Tampak panitia lalu lalang mengecek kondisi sound system yang digunakan.

Bahkan terlihat petugas KPU Matim, mondar-mandir di dalam kemah untuk memberikan isyarat kepada pegendali sound system segera memperbaiki mikrofon yang rusak.

Baca Juga: “Salam 2 Jari, Pilih Merpati untuk Manggarai Timur Jaya”

Salah satu warga yang ikut menyaksikan debat Cakada Matim mengaku kesal dengan pihak penyelenggara.

“Masa kegiatan sebesar dan sepenting ini pakai mic yang buruk begini. Pertanyaan panelis hampir tidak terdengar tadi. Ko persiapan penyelanggara seperti ini. Padahal kan sebelumnya ada geladi. Masa urus barang kecil saja tidak bisa. Atau memang daerah tidak ada dana untuk pengadaan mic yang bagus,” ungkap warga Matim yang berinisial GJ dengan kesal.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous Article“Salam 2 Jari, Pilih Merpati untuk Manggarai Timur Jaya”
Next Article Pendidikan Gratis Bukan Omong Kosong Bagi Paket Nera

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.