Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Jika Tak Bisa Ungkap Kasus Ferdy, PMKRI: Kapolres Dicopot Saja
NTT NEWS

Jika Tak Bisa Ungkap Kasus Ferdy, PMKRI: Kapolres Dicopot Saja

By Redaksi7 April 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ferdianus Taruk, korban penembakan misterius pada Selasa (27/03/2018).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Ferdinandus Taruk (27), Warga Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai akhirnya menghembuskan napas terakhirnya di Ruangan Dahlia RSUD Ben Mboi Ruteng, Sabtu, 7 April 2018 sekitar pukul 09.30 Wita.

Dia meninggal setelah sepekan lebih menjalani perawatan akibat mengalami penembakan misterius pada 27 Maret 2018 lalu di Karot saat dia sedang asyik nongkrong dengan teman-temannya .

Kepergian Ferdinandus Taruk meninggalkan tanda tanya. Betapa tidak, korban yang merupakan masyarakat kecil ditembak tanpa sebab. Hingga dia menghembuskan nafas terakhirnya, peluru yang muntah dari senjata misterius itu masih bersarang di kepala korban.

Tanda tanya itu semakin besar ketika sampai saat ini, pelaku penembakan belum berhasil diungkap pihak Kepolisian.

Karena itu, Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indinesia (PMKRI) Cabang Ruteng, Servas Jemorang angkat bicara.

Dia mendesak Kapolres Manggarai segera menemukan pelaku penembakan tersebut.

“Kalau tidak berhasil mengungkap pelaku, Kapolres dicopot saja,” katanya kepada VoxNtt.com, Sabtu sore (7/4/2018).

 

Kontributor: Ano Parman
Editor: Adrianus Aba

Manggarai
Previous ArticleUmat Stasi Tainsala Gelar Sejumlah Turnamen
Next Article Marsel Petu: Objek Wisata Tanpa Event Hanya Ornamen Belaka

Related Posts

Pegadaian Bantu Renovasi SD Negeri 1 Reo yang Rusak akibat Gempa

5 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
Terkini

Pegadaian Bantu Renovasi SD Negeri 1 Reo yang Rusak akibat Gempa

5 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.