Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Marsel Petu: Objek Wisata Tanpa Event Hanya Ornamen Belaka
NTT NEWS

Marsel Petu: Objek Wisata Tanpa Event Hanya Ornamen Belaka

By Redaksi7 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ritual "Pati Ka" bagi leluhur di kawasan Danau Kelimutu pada masa kepemimpinan Marsel-Djafar. Upacara ini masih dalam rangkaian sepekan Danau Kelimutu (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Calon Bupati Ende, Marselinus Y.W.Petu menjelaskan soal cara untuk menarik wisatawan datang ke Ende. Salah satu strategi yang dikemas dan pernah dilakukan selama masa kepemimpinan Marsel-Djafar adalah melakukan berbagai event wisata.

Marsel Petu mengatakan, sebuah objek wisata jika tidak dipromosi melalui event maka objek tersebut hanya ornamen belaka.

“Kami membuat event parade kebangsaan pada setiap bulan juni. Kami membuat event sepekan Danau Kelimutu sebagai objek wisata kita. Kalau sebuah objek tanpa ada event maka objek itu hanya ornamen belaka,” tegas Marsel dalam acara debat part 1 di Aula BBK, Kamis (5/4/2018).

Ia menjelaskan, dengan berbagai jenis event wisata yang pernah dilakukan selama masa kepemimpinannya dapat meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Ende.

“Pada tahun 2013, wisatawan yang datang ke Ende hanya 13 ribu. Dan itu naik menjadi 92 ribu pada akhir tahun 2016. Nah, itu semua karena pemerintah kreatif untuk mengemas objek wisata agar para touris bisa tertarik,” katanya.

Oleh karena itu, ia berharap agar masyarakat dapat lebih cerdas memilih pemimpin yang memiliki kreatifitas untuk mengemas potensi wisata yang ada.

“Nah, kalau wisata sudah datang banyak ke Ende berarti hasil produksi para petani bisa terjual. Nah, kalau semua terjual berarti masyarakat bisa sejahtera. Untuk itu, jika masyarakat percaya lagi kami untuk memimpin lima tahun kedepan, kami yakin semua pembicaraan kita hari ini akan berhasil,” kata Marsel Petu.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticleJika Tak Bisa Ungkap Kasus Ferdy, PMKRI: Kapolres Dicopot Saja
Next Article Tiga Calon TKW Dipulangkan, Forum Pemuda Matim Unjuk Rasa di Borong

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.