Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Tiga Calon TKW Dipulangkan, Forum Pemuda Matim Unjuk Rasa di Borong
HEADLINE

Tiga Calon TKW Dipulangkan, Forum Pemuda Matim Unjuk Rasa di Borong

By Redaksi7 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Saat Forum Pemuda Matim berorasi di Borong (Foto: Dok. FPM)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Forum Pemuda Manggarai Timur (Matim) menggelar aksi unjuk rasa menyikapi banyaknya kasus korban human trafficking di Provinsi NTT. Puluhan aktivis ini menggelar aksi di Borong, ibu kota Kabupaten Matim, Sabtu (07/04/2018).

Aksi ini berjalan dengan penanggung jawab Pankrianus Purnama dan koordinator Theodorus Pamput. Mereka beorasi mulai dari Jati, Kelurahan Nanga Labang sampai di depan Kantor Polsek Borong.

Aksi damai itu dikabarkan sebagai bentuk kampanye bersama menolak human trafficking di Matim, sekaligus menjemput tiga calon tenaga kerja wanita (TKW) yang terpaksa dipulangkan dari Bandara Komodo, Manggarai Barat tiga hari lalu.

Forum Pemuda Matim menyatakan sikap antara lain menolak dan melawan praktik perdagangan manusia di Provinsi NTT.

Massa aksi juga dalam kesempatan tersebut mendesak Pemerintah Kabupaten Matim agar segera melakukan moratorium pengiriman calon TKI dan Tenaga Kerja Antar Daerah.

“Mendesak Pemda Matim untuk mengevaluasi keberadaan PJTKI yang ada di Matim sesegera mungkin,” sebut Forum Pemuda Matim dalam rilis yang diterima VoxNtt.com.

Tak hanya itu, mereka juga meminta jajaran Kepolisian untuk membongkar dugaan praktik human trafficking di Matim, termasuk jika melibatkan aparat Pemda dan aparat penegak hukum.

“Mendesak Polres Manggarai untuk mengusut tiga calon TKW yang batal diberangkatkan ke Jakarta pada Kamis, 5 April 2018,” tegas massa aksi.

Untuk diketahui, ketiganya calon TKW yang dibatalkan keberangkatannya menuju Jakarta oleh Polres Manggarai Barat itu, masing-masing, Uliana Limas (18 tahun), Servian Ojing (26), dan Jamiana Nurti (26). Mereka berasal dari Matim.

Mereka dicegat menuju Jakarta bermula saat pihak Polres Manggarai Barat mencium adanya indikasi praktik human trafficking dalam perekrutan.

Informasi yang dihimpun Forum Pemuda Matim dari hasil pemeriksaan oleh Polres Mabar, diketahui bahwa: pertama, ketiganya telah mengantongi dokumen identitas berupa KTP sementara yang diterbitkan di Dinas Dukcapil Matim masing-masing pada tanggal, 28 Maret 2018, 3 April 2018, dan 4 April 2018.

Kedua, surat keterangan sementara itu ditandatangani oleh Kadis Dukcapil Matim.

Ketiga, calon TKW mengaku direkrut oleh seorang wanita di Ruteng yang diduga istri seorang aparat, melalui dua operator lapangan dan dibantu oleh seorang laki-laki dari Kecamatan Borong.

Keempat, ketiganya, mengantongi surat keterangan (Suket) dari Dinas Nakertrans Matim tertanggal 5 April 2018. Suket itu menerangkan bahwa ketiganya direkrut oleh PT Mutiara Mitra Timur Perkasa (PT MMTP) yang berpusat di Jakarta.

Kelima, ketiganya mengantongi SKCK dari Polres Manggarai yang diterbitkan pada 5 April 2018.

Keenam, ketiganya mengaku akan bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Jakarta.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleMarsel Petu: Objek Wisata Tanpa Event Hanya Ornamen Belaka
Next Article Sikap Keluarga Atas Kematian Ferdy

Related Posts

SDK Lewe Gelar Perkemahan Pramuka Sambut HUT ke-65

13 Agustus 2026

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026
Terkini

NasDem Peduli, Tetap Membantu Meski Ikut Terdampak

16 Agustus 2026

158 Rumah di Kecamatan Welak Rusak Berat Akibat Gempa

15 Agustus 2026

Pengungsi Mandiri di Pesisir Utara Nagekeo Terlantar, Kekurangan Air dan Logistik

15 Agustus 2026

Keuskupan Ruteng Imbau Misa Minggu Digelar di Tempat Aman Pascagempa

15 Agustus 2026

Pemprov NTT Fokus Evakuasi dan Selamatkan Korban Gempa Flores

15 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.