Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Human Trafficking NTT»Terkait 3 TKW Asal Matim, Kadis Nakertrans: Tidak Ada Human Trafficking
Human Trafficking NTT

Terkait 3 TKW Asal Matim, Kadis Nakertrans: Tidak Ada Human Trafficking

By Redaksi13 April 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Zakarias Sarong, Kadis Nakertrans Matim (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Kepala Dinas Nakertrans Manggarai Timur, Zakarias Sarong menanggapi persoalan tiga TKW asal kabupaten itu yang diduga menjadi korban perdagangan manusia (human trafficking).

Sebelumnya, ketiga TKW tersebut terpaksa dipulangkan dari Bandara Komodo pada 5 April lalu, setelah Polres Manggarai Barat mencium ada indikasi human trafficking.

Kadis Sarong saat dimintai tanggapan melalui telepon selulernya, Senin (09/04/2018), menegaskan tidak ada human trafficking untuk tiga TKW tersebut. Dinasnya hanya merekomendasikan tenaga kerja yang legal bukan ilegal.

Kata dia, tiga TKW yang dibatalkan Polres Mabar itu sudah memenuhi syarat-syarat pengrekrutan.

“Dokumen-dokumen mereka lengkap. Lengkap sesuai prosedur dan persyaratan. Tidak ada trafficking di sini. Kita tidak mungkin melayani trafficking,” ujar Kadis Sarong.

Baca: Format Desak DPRD Panggil Kadis Nakertrans Matim

Apalagi lanjut Sarong, PJTKI yang merekrut tiga TKW itu terdaftar di Dinas Nakertrans Matim.

“Surat-surat lengkap semua. Izin Kementrian. Kemudian, dari Kementrian Hukum dan HAM, dari Dinas Nakertrans Provinsi. Itu ada semua. Kemudian dia sudah berapa kali melakukan pengiriman tenaga kerja. Sejak 2017 malah dia kerja,” tegasnya.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleUnflor Berencana Mendirikan Fakultas Pariwisata
Next Article Ribuan Massa Sambut Meriah Paket Aset di Lento

Related Posts

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

JPIC OFM Perkuat Pemulihan Penyintas Gempa melalui Layanan Kesehatan dan Trauma Healing

10 September 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.