Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Anggota DPRD TTS Diperiksa Sebagai Tersangka
Regional NTT

Anggota DPRD TTS Diperiksa Sebagai Tersangka

By Redaksi19 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tersangka saat menjalani pemeriksaan di Mapolres TTS (Foto: Paul)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT-Anggota DPRD TTS Magdalena Mbau pada Kamis (19/4/2018) menjalani pemeriksaaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan surat dan tandatangan.

Anggota DPRD dari Partai Amanat Nasional ini diperiksa oleh Kanit Pidum AIPDA Dominikus Lawek di ruangan Reserse Polres TTS.

Lena, demikian ia disapa, mulai menjalani pemeriksaan sejak pukul 11:30 hingga 13:40 wita didamping oleh penasihat hukumnya Lesly Lay,SH.

Usai menjalani pemeriksaan, Lena enggan memberikan komentar. Dirinya memilih untuk terus berada di dalam ruang pemeriksa hingga awak media meninggalkan kantor Mapolres TTS.

Baca: Anggota DPRD TTS Ditetapkan Tersangka

Sementara Kasat Reskrim Polres TTS IPTU Jamari, SH.MH menjelaskan materi pemeriksaan lebih fokus pada surat yang diduga dipalsukan itu. Berdasarkan hasil uji laboratorium forensik surat yang diduga dipalsukan oleh tersangka hasilnya Non Indentik dengan tandatangan pelapor yakni Hengky Leu.

“Hasil uji laboratorium forensik adalah non identik. Artinya tandatangannya tidak sama dengan pelapor yakni Pa Hengky,”jelas Kasat Jamari.

Surat yang diduga dipalsukan tersebut lanjut Kasat Jamari berkaitan dengan bergabungnya dua anggota DPRD TTS dari  PAN ke Partai NaSdem menjadi satu fraksi. Perpindahan ini diduga bertujuan untuk memenuhi jumlah kursi untuk mendukung salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati TTS.

“Surat dukungan yang diduga dipalsukan untuk mendukung salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati dan surat itu dalam pengawasan tersangka,”jelas Jamari.

Baca: Lena Mbau Mengaku Belum Tahu Dirinya Dilaporkan ke Polisi

Kasat Jamari belum memastikan adanya tersangka lain dalam kasus tersebut karena penyidik sedang melakukan pendalaman.

Sedangkan tersangka Lena Mbau dikenakan pasal 263 ayat (1) KHUP dengan ancaman pidana penjara selama 6 tahun.

Penulis: Paul Resi

Editor: Irvan K

TTS
Previous ArticleDinas Koperindag Matim Bakal Tertib Paksa Pedagang Liar di Pasar Borong
Next Article Dua Ribu Warga TTU Kehilangan Hak Pilih dalam Pilgub NTT

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Kerajaan dan Keadilan yang Dibangun dalam Roh vs Yang Dibangun dalam Nafsu

19 Juli 2026

Pemkab Manggarai Pastikan Kesehatan Peserta MPA PMKRI

18 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Rakerprov KONI NTT Matangkan Persiapan PON 2028

18 Juli 2026

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.