Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Jembatan Aesesa Terancam Putus, Ini Respon Kadis PUPR Nagekeo
NTT NEWS

Jembatan Aesesa Terancam Putus, Ini Respon Kadis PUPR Nagekeo

By Redaksi25 April 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jembatan Aesesa nyaris putus
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Jembatan Aesesa di Kabupaten Nagekeo hingga kini terancam putus.

 Jembatan ini satu-satunya penghubung ruas jalan Mbay menuju beberapa desa di wilayah Kecamatan Aesesa dan Kecamatan Riung Kabupaten Ngada.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nagekeo Sharif Bhanging mengaku, sudah berkoordinasi ke Pemprov NTT terkait kondisi Jembatan Aesesa.

“Terkait jembatan yang hampir putus itu saya sudah lapor ke Provinsi NTT,” ujar Sharif Bhanging ketika dikonfirmasi VoxNtt.com melalui telepon, Rabu siang ( 25/04/2018).

Untuk sementara, kata dia, jalan tersebut masih bisa dilewati kendaraan. Pihaknya berjanji akan melakukan penanganan tanggap darurat dengan memasang besi plat pada lubang di Jembatan Aesesa.

Kadis Sharif mengimbau kepada semua kendaraan yang dengan bobot muatan satu ton atau lebih agar tidak boleh melintasi Jembatan Aesesa untuk sementara waktu. Sebab, jika masih terus melewati jembatan tersebut dikhawatirkan bakal menimbulkan kerusakan yang lebih parah lagi.

Baca: Jembatan Aesesa Terancam Putus

“Kami sudah melaporkan ke Pemerintah Provinsi terkait dengan kondisi jembatan itu. Namun informasinya tunggu dibahas di APBN-P,” ujarnya.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleWarga Adukan Ketua BPD Woloede ke DPRD
Next Article Polisi Bantah Ada Pungli Perekrutan Anggota Polri di Ende

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
Terkini

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.