Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Kejari Manggarai Segera Cek Proyek Dangka Mangkang-Watu Nggong
NTT NEWS

Kejari Manggarai Segera Cek Proyek Dangka Mangkang-Watu Nggong

By Redaksi1 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Papan informasi proyek lapen jalan Dangka Mangkang-Watu Nggong (Foto: Nansianus Taris/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Kejaksaan Negeri Manggarai segera memeriksa proyek jalan Dangka Mangkang-Watu Nggong, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur yang diduga dikerjakan asal jadi.

“Kita sudah agendakan untuk turun lapangan,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Manggarai, Agus Zaeni, SH kepada VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp-nya, Selasa (30/04/2018).

Agus berjanji akan memberikan informasi kepada awak media saat pihaknya nanti turun ke lokasi proyek tersebut.

Sebagaimana dikabarkan ebelumnya, pkerjaan proyek lapen jalan Dangka Mangkang-Watu Nggong di Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur diduga bermasalah.

Padahal proyek ini sudah menelan anggaran hampir mencapai Rp 4 miliar, namun diduga dikerjakan asal jadi.

Sejumlah titik pada proyek yang dibangun tahun 2017 itu kondisi lapennya sudah retak. Kerikil aspal terkupas dan berserakan di mana-mana.

Tampak pula kondisi bagian atas deker pada proyek yang dikerjakan oleh PT Wake Purus Mukun itu belum ditutupi aspal. Bagian atas deker hanya ditutupi pecahan batu.

Anehnya, sejumlah dugaan kejanggalan masih saja ditemukan, meski pelaksanaan proyek dikawal pihak Kejaksaan Negeri Manggarai, sebagai Tim Pengawal dan Pengamanan Pembangunan Pemerintah Daerah (TP4D).

Padahal, TP4D berfungsi untuk mengawal dan mengamankan, serta mendukung keberhasilan pemerintahan dan pembangunan melalui upaya-upaya prenventif dan persuasif.

Pemerhati sosial asal Manggarai Timur, Laurentius Ni mengatakan, di papan informasi tender sudah jelas tertulis bahwa proyek lapen jalan Dangka Mangkang-Watu Nggong dikawal oleh Kejari Manggarai.

Hal itu tentu saja menunjukkan kehadiran Kejaksaan bertujuan agar penggunaan uang negara dimanfaatkan sebaik mungkin dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Saya minta dinas PU dan Kejaksaan Negeri Manggarai bisa tindak lanjuti proyek yang bermasalah di Manggarai Timur. Jika ditemukan bermasalah, kontraktornya harus ditindak tegas. Jangan ada lagi konspirasi di sana. Jika ada masalah, harus terus terang kepada publik. Karena proyek itu dikerjakan pakai uang rakyat bukan uang pribadi. Ini era transparansi. Semuanya harus terbuka kepada publik,” tegasnya kepada VoxNtt.com, Senin (30/04/2018).

Dia menambahakan, pengerjaan proyek jalan Dangka Mangkang-Watu Nggong yang diduga mangkrak harus ditindak tegas.

Menurut Laurens, hal mesti disikapi serius karena telah menghabiskan anggaran negara yang begitu besar, namun hasilnya tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleFMPR Soroti Rendahnya Upah Tenaga Kerja di TTU
Next Article Dukung Kartu Petani Sejahtera, Petani di Sikka Siap Menangkan Harmoni

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.