Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Wae Paci, Satu Orang Tewas
HEADLINE

Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Wae Paci, Satu Orang Tewas

By Redaksi2 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Polisi dari Unit Lakalantas Polres saat melakukan olah TKP (Foto: Dok. Unit Lakalantas Polres Manggarai)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng,Vox NTT- Sebuah minibus travel Suzuki APV bernomor poisil W 1641 PI terperosok ke jurang di jalan Benteng Jawa-Dampek, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Selasa (01/05/2018), sekitar pukul 09.00 Wita.

Akibatnya, satu orang penumpang tewas dan dua lainnya mengalami luka ringan.

Kanit Lakalantas Polres Manggarai, Raji saat dikonfirmasi VoxNtt.com, Selasa (02/05/2018), membenarkan kecelakaan lalu lintas tersebut.

Menurut dia, mobil warna silver ini melaju dari arah Dampek menuju Benteng Jawa, ibu kota Kecamatan Lamba Leda.

Ketika melintasi jalan tanjakan di Kampung Wae Paci Desa Golo Mangung Kecamatan Lamba Leda, mobil yang dikemudi oleh Yufentus Yon Waldi Hariandi (19 tahun) ini langsung mati mesin. Akibatnya, mobil kemudian melaju mundur hingga jatuh ke jurang.

Polisi dari Unit Lakalantas Polres saat melihat korban luka ringan di Kampung Ketang (Foto: Dok. Unit Lakalantas Polres Manggarai)

Yufentus Yon Waldi Hariandi adalah warga Kampung Ketang, Desa Tengku Leda, Kecamatan Lamba Leda.

Raji mengaku, akibat kecelakaan tersebut Adrianus Arianto (20 tahun), penumpang asal Kampung Ketang, Desa Tengku Leda tewas setelah sempat dirawat di Puskesmas Benteng Jawa.

Sedangkan, Sebastianus Numpu (20 tahun), satu penumpang lainnya yang juga berasal dari Kampung Ketang mengalami luka ringan. Ia dan sopir travel dirawat di Puskesmas Benteng Jawa karena mengalami luka ringan.

“Diduga pengemudi kendaraan lalai pada saat melewati jalan menanjak yang mengakibatkan kendaraan mengalami mati mesin dan kemudian lari mundur,” jelas Raji.

 

Penulis: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai Manggarai Timur
Previous ArticlePrestasi Kinerja Pemprov NTT Terendah, Anggota DPRD Kecewa
Next Article ADD Tidak Cair, Lima Bulan Kades di Matim Belum Terima Gaji

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.