Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Prestasi Kinerja Pemprov NTT Terendah, Anggota DPRD Kecewa
HEADLINE

Prestasi Kinerja Pemprov NTT Terendah, Anggota DPRD Kecewa

By Redaksi2 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kantor Gubernur NTT (Foto: Indopos)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Jhon Elpi Parera mengaku prihatin dan kecewa terhadap posisi Pemerintah Provinsi NTT pada daftar peringkat dan kinerja penyelenggara yang diterbitkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) urutan ketiga terendah secara skala Nasional.

“Memang sangat kecewa atas hasil keputusan Mendagri. Urutan ke 31 dari 33 Provinsi se-Indonesia memang urutan memprihatinkan,”katanya melalui sambungan telepon, Rabu sore (2/5/2018).

Ia menegaskan, keputusan terendah urutan ketiga mesti sebagai bahan koreksi bagi Pemerintah Provinsi NTT. Bahkan dia mengusulkan untuk menetapkan Standard Operating Procedures (SOP) kedisiplinan serta sumber daya manusia bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Yah, ini sudah masa akhir kepemimpinan gubernur. Tapi, perlu ada revolusi mental bagi ASN soal penyelenggara pemerintahan,”ucap Politis NasDem ini.

Secara riil, Elpi Parera juga mengkritik kinerja Pemprov NTT atas program yang belum menyentuh kepada masyarakat. Beberapa program yang ia sebut adalah menyelesaikan persoalan kemiskinan, pendidikan, kesehatan serta infrakstruktur.

Menurutnya, DPRD sudah mengalokasikan anggaran yang tidak sedikit untuk menyelesaikan persoalan sosial dan infrastruktur.

“Berarti ada yang salah selama memimpin daerah ini. Keputusan Mendagri itu memang ada beberapa indikator sehingga NTT ditempatkan pada posisi yang paling buruk,”katanya.

“Tentu kita kecewa karena selama ini kami mendapatkan informasi bahwa kinerja pemerintah jauh dari hasil keputusan Mendagri. Kalaupun kinerja pemerintah sesuai dengan indikator yang ditetapkam Mendagri, saya kira kita bisa memperbaiki,”katanya.

Ia mengatakan, peran Pemerintah Provinsi selama ini sebagai perpanjangan Pemerintah Pusat hampir tak kelihatan. Begitu pula dengan sistem pembangunan yang terjadi.

Elpi berharap agar pemerintah kedepan terutama gubernur dan wakil gubernur yang baru dapat mengambil suatu kebijakan yang lebih baik. Hal ini dimaksud untuk memperbaiki kinerja penyelenggara pemerintah yang telah mendapatkan predikat terendah.

Usulan Politisi NasDem ini berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100-53 Tahun 2018 tentang peringkat dan status kinerja penyelenggara Pemerintah Daerah secara Nasional, Pemprov NTT berada di urutan ke 31 dari urutan ke 33 se-Indonesia. Pemprov NTT mendapat skor 2.4772 (Status T) lebih tinggi dari Provinsi Bengkulu dengan skor 2.4444 dan Papua 2.3086.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticleSertifikasi Tanah di Waekokak dan Mbay Dihentikan Sementara
Next Article Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Wae Paci, Satu Orang Tewas

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.