Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Kontas Cup Simbol Persaudaraan Pemuda Perbatasan
NTT NEWS

Kontas Cup Simbol Persaudaraan Pemuda Perbatasan

By Redaksi19 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana pembukaan Kontas Cup (Foto: Marcel Manek/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Turnamen Klibur Oan Tulakadi Silawan (Kontas) Cup di lapangan Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur telah resmi dibuka oleh Bupati Belu Wilinrodus Lay, Kamis petang (17/05/2018).

Bupati Lay mengatakan turnamen Kontas cup merupakan even yang sangat bagus di daerah perbatasan.

Selain untuk memacu dan meningkatkan olahraga di bidang sepak bola, Kontas Cup juga sebagai simbol untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama kaum muda di daerah perbatasan.

“Proficiat untuk Desa Silawan dan Desa Tulakadi yang hebat bisa menyelenggarakan turnamen perbatasan ini,” ujar Wily dalam sambutannya ketika didaulat untuk membuka Kontas Cup.

Dikatakannya, turnamen sepak bola yang dihelat merupakan satu
hal yang luar biasa terjadi di desa perbatasan dengan sumber dana dari masyarakat.

Sebab itu, dia meminta kepada Pemerintah Desa Tulakadi dan Desa Silasan agar Kontas Cup dijadikan event tahunan setiap bulan Mei.

Bupati Wily juga meminta agar ke depan event Kontas Cup bisa melibatkan tim dari Batugede, Timor Leste. Sehingga lebih mempererat tali persaudaraan warga di tapal batas kedua Negara.

“Pemerintah memberikan apresiasi kepada dua desa Tulakadi dan Silawan. Saya harapkan tahun depan even Kontas Cup ini bisa hadirkan dua atau empat tim dari Timor Leste,” kata dia.

Terpisah, Ketua Panitia Kontas Cup Kristian Labi Susu mengatakan, kegiatan ini memacu pemuda untuk membantu pembangunan pemerintah di dua desa tersebut.

Desa Silawan dan Tulakadi memang diakui Kristian mempunyai pemerintahan sendiri-sendiri.

Namun demikian dari sisi historis kedua desa ini merupakan satu kesatuan. Satu adat, keluarga, suku, dan budaya. Hal-hal ini merupakan bagian yang tidak bisa dihindari.

“Karena itu dibentuk satu komunitas Kontas. Turnamen ini ingin memperkenalkan Kontas secara khusus ke dua desa dan secara umum kepada seluruh masyarakat Belu dalam memupuk persatuan, persaudaraan dalam event,” ujar Kristian kepada VoxNtt.com.

Lanjut Kades Tulakadi itu, tujuan turnamen yaitu untuk meningkatkan kualitas dalam bola kaki dan memupuk jiwa sportivitas, serta menjalin tali silaturahmi warga di perbatasan Belu.

Untuk diketahui, turnamen perdana Kontas Cup yang digelar Desa Tulakadi dan Silawan ini diikuti 16 tim sepak bola dari beberapa desa di wilayah perbatasan RI-RDTL.

Keenam belas tim ini diantaranya, Dalaus FC, Igor FC, Afatar FC, Kontas United, Garuda FC, Kenebibi FC, Husada FC, Kontas Junior, Polmas FC, Persadi FC, Geometri FC, Kontas PLBN, Mabers FC, Bank NTT, Udayana dan Kontas.

 

Penulis: Marcel Manek
Editor: Adrianus Aba

 

Belu
Previous ArticleUnwar Bali Rangking 74 dari 4.504 Perguruan Tinggi di Indonesia
Next Article ASN di Matim Ini Turut Meradang Aksi Terorisme di Surabaya

Related Posts

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
Terkini

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026

Uskup Ruteng: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Krisis Hati Nurani

19 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.