Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Bangunan Pasar Mauponggo Diduga Dikerjakan Asal Jadi
NTT NEWS

Bangunan Pasar Mauponggo Diduga Dikerjakan Asal Jadi

By Redaksi25 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bangunan pasar Mauponggo yang diduga dikerjakan asal jadi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Proyek Pembangunan Pasar Mauponggo di Kabupaten Nagekeo diduga dikerjakan asal jadi.

Pasalnya, pada proyek senilai Rp 5 miliar lebih dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut terdapat beberapa item pekerjaan yang dikerjakan tidak sesuai rencana anggaran biaya (RAB).

Pembangunan Pasar Mauponggo dikerjakan oleh PT Mumeng Jaya Abadi tahun 2016 dan sudah selesai provisional hand over (PHO).

Berdasarkan data yang dihimpun VoxNtt.com, ada beberapa item pekerjaan yang diduga tidak dikerjakan sesuai gambar perencanaan.

Itu antara lain kolom struktur pada bangunan pasar bagian tengah di los satu dan dua.

Kolom-kolom bagian tengah bangunan itu dikerjakan setelah tanah diurug dalam bangunan. Kolom yang menggunakan sistem footplat (pondasi cakar ayam) itu diduga tidak dikerjakan sesuai spesifikasi.

Selanjutnya, ada sekitar puluhan tiang tengah bangunan itu diduga hanya berdiri di atas tanah urugan, tanpa penggalian pondasi.

Pembangunan kolom yang sesuai gambar perencanaan diduga hanya pada bagian keliling bangunan itu.

Dugaan masalah lain seperti kolom pada bagian tengah tidak berada persis pada pondasi bangunan.

Kolom itu diletakkan di atas urugan tanah, sehingga slof pengikat tidak berada persis di atas pondasi.

Bukan hanya itu, konstruksi atap bangunan Pasar Mauponggo diduga tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan.

Kepala Dinas Koprindag Kabupaten Nagekeo Gaspar Djawa ketika dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, Jumat (25/05/2018), enggan berkomentar banyak seputar dugaan pekerjaan asal jadi tersebut.

Gaspar hanya menjelaskan pekerjaan Pasar Mauponggo dibangun tahun 2016 dan sudah di-PHO.

“Kalau data yang lebih jelas pak tanya langsung PPK karena dia yang tahu persis,” katanya.

Sementara itu, Maria Elisabeth Soo selaku PPK dalam pekerjaan Pasar Mauponggo berkali-kali dihubungi melalui telepon dan pesan WhatsApp-nya tidak merespon.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleKarang Taruna Dibentuk, Pemuda Lape Akan Siapkan Tempat Sampah di Tingkat RT
Next Article Harga ACP pada Proyek Rambu Lalu Lintas di Kota Mbay Diduga Ada Mark Up

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.