Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Melkias Mekeng Kecewa dengan Bupati Matim
NTT NEWS

Melkias Mekeng Kecewa dengan Bupati Matim

By Redaksi9 Juni 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Saat Partai Golkar menggelar rapat konsolidasi di Borong (Foto: Nansianus Taris/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Melkias M. Mekeng, anggota DPR RI dari Partai Golkar mengaku kecewa dengan Bupati Manggarai Timur (Matim), Yoseph Tote.

Kekecewaan anggota DPR RI dari Dapil NTT 1 itu lantaran selama dua periode memimpin Matim, Bupati Tote tidak memperhatikan Partai Golkar.

“Saya kecewa sekali dengan Bupati Manggarai Timur yang tidak memperhatikan partai ini. Jujur, saya datang ke sini, sedih lihat kondisi kantor Golkar kondisi seperti ini,” ujar Melkias Mekeng saat menggelar konsolidasi Partai Golkar di Borong, Kamis (07/06/2018).

Padahal, kata dia, partai berlambang beringin itu sudah mengusung Bupati Tote bersama wakilnya Agas Andreas selama dua periode.

Namun, sudah 10 tahun menjabat sebagai bupati, Tote tampak tidak memberikan perhatian untuk Partai Golkar.

Bahkan lanjut Mekeng, selama 10 tahun pula Bupati Tote tidak pernah melakukan komunikasi dengan partai pengusungnya, terutama Golkar.

“Ke Jakarta pun tidak ada komunikasi dengan kita. Padahal sudah 10 tahun Partai Golkar mengusung dia menjadi bupati. Artinya bukan digajilah. Coba berikan sesuatu untuk partai. Jangan melupakan partai yang sudah menjadikan kita sebagai pemimpin,” tegas Mekeng.

Pada kesempatan itu juga, dia mengajak masyarakat Matim untuk memilih pasangan Viktor Bungtilu Laiskodat dan Yosef Nae Soi atau Paket Victory-Jos untuk Pilgub NTT dan Frans Sarong dan Kasmir Don atau Paket Sarong-Kasmir untuk Pilkada Matim 2018.

Mekeng menambahkan, memilih pemimpin NTT dan Matim bukan memilih kepala suku. Tetapi memilih kepala daerah yang bisa membawa rakyatnya keluar dari keterpurukan.

“Mari kita cerdas dalam memilih pemimpin. Jangan memilih pemimpin karena dia orang kita. Tetapi, lihat potensi dan kemampuannya. Apakah dia bisa mensejahterakan rakyat atau tidak. Bisa bawa kita keluar dari kemiskinan, kebodohan, dan keterisolasian. Kita pilih pemimpin yang bisa membawa perubahan untuk daerah ini,” ajaknya.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleBlusukan ke Raimanuk, VBL Dapat Oleh-Oleh Dari Petani
Next Article Surat Suara Dikirim dari Ende ke Nagekeo Tanpa Ada Pengawalan

Related Posts

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.