Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Warga Ancam Blokir Pengerjaan Proyek Jalan Kefamenanu-Nunpo
NTT NEWS

Warga Ancam Blokir Pengerjaan Proyek Jalan Kefamenanu-Nunpo

By Redaksi13 Juni 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Papan proyek ruas jalan Kefamenanu-Nunpo (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Warga Desa Kuanek, Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten TTU mengancam akan segera memblokir pengerjaan proyek peningkatan jalan Kefamenanu-Nunpo.

Pengerjaan proyek tersebut dikerjakan oleh PT Sary Karya Mandiri (SKM) dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas PUPR Kabupaten TTU senilai Rp 16.381.402.000.

Ancaman warga tersebut dipicu oleh karena permintaan mereka untuk memperbaiki jaringan perpipaan air tak kunjung direspon oleh PT SKM.

Pipa air itu dikabarkan rusak akibat pengerjaan proyek peningkatan jalan Kefamenanu-Nunpo.

Padahal, jaringan perpipaan yang selama ini mengaliri air ke bak penampung, kemudian digunakan oleh warga.

Jika tidak segera diperbaiki, maka warga Desa Kuanek mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

“Pipa-pipa itu dirusakkan saat penggusuran jalan itu, kami memang butuh jalan tapi kami lebih butuh air, jadi kalau tidak segera diperbaiki maka kami warga Desa Kuanek sudah bertekad untuk memblokir pengerjaan proyek itu sampai pipa yang sudah dirusakkan itu diperbaiki,” tegas Kepala Desa Kuanek, Andreas Elu saat menghubungi VoxNtt.com melalui telepon, Rabu (13/06/2018).

Andreas menjelaskan, setelah jaringan perpipaan tersebut dirusakkan, pihaknya sudah berusaha menghubungi pihak PDAM Tirta Cendana agar memperbaikinya.

Namun oleh PDAM, lanjut Andreas, meminta untuk berkoordinasi dengan Dinas PUPR selaku pemilik proyek jalan tersebut.

“Kami ke Ddinas PUPR, tapi mereka suruh kami untuk minta ke kontraktor pelaksana supaya pipa-pipa tersebut diperbaiki, tapi saat kami minta ke kontraktor mereka malah minta kami untuk ke CV satu lagi, kami jadi bingung kalau begini, kami hanya minta agar pipa itu harus segera diperbaiki,” tandasnya.

Terpisah, Ketua Komisi C DPRD TTU, Maria Filiana Tahu saat dimintai tanggapannya melalui telepon mengaku, saat mendapat informasi awal bahwa jaringan tersebut dirusakkan, ia langsung menghubungi pihak Dinas PUPR agar segera melakukan perbaikan.

Oleh pihak Dinas PUPR, lanjut Filiana, permintaan tersebut disanggupi. Namun anehnya hingga saat ini tak kunjung dilakukan perbaikan.

Dia menegaskan, apapun yang terjadi pihak dinas PUPR harus segera memerintahkan kontraktor untuk memperbaiki pipa yang dirusakkan tersebut.

Hal itu agar warga tidak mengalami kesulitan air bersih yang berkepanjangan.

“Harus segera diperbaiki pipa yang sudah dirusakkan itu,warga memang butuh jalan tapi saya pikir warga lebih butuh air,” tegas politisi PDIP tersebut.

Sementara itu, Direktur PT SKM Hironimus Taolin saat dikonfirmasi media ini mengakui adanya pipa yang dirusakkan akibat pengerjaan proyek peningkatan jalan Kefamenanu-Nunpo.

Ia berjanji dalam waktu dekat pihaknya akan segera memperbaiki jaringan perpipaan yang sudah dirusakkan tersebut.

“Memang ada pipa yang rusak tapi pasti secepatnya kita perbaiki kembali,” ungkapnya.

 

Penulis: Eman Tabean
Editor: Adrianus Aba

TTU
Previous ArticleBangun Kuliner, Mimpi Felix Ahas dari Kota Kembang
Next Article KPU dan Panwaslu Nagekeo Diminta Bekerja Independen

Related Posts

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
Terkini

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026

Uskup Ruteng: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Krisis Hati Nurani

19 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.