Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Plt Bupati Ngada Resmikan Puskesmas Boba
KESEHATAN

Plt Bupati Ngada Resmikan Puskesmas Boba

By Redaksi22 Juni 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penyerahan SK kepala Puskesmas Boba dari Plt.Bupati Ngada Paulus Soliwoa (kiri) kepada Mikael Sogho (kanan) (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Pelaksana tugas (Plt) Bupati Ngada Paulus Soliwoa meresmikan Puskesmas Boba di Kecamatan Golewa Selatan, Jumat (22/06/2018).

Dalam kesempatan tersebut Paulus mengatakan, konsenterasi Pemerintah Kabupaten Ngada di sektor kesehatan benar-benar serius dan menyentuh kebutuhan masyarakat di desa atau pinggiran.

Hal ini bisa dilihat dari hadirnya puskesmas-puskesmas di titik-titik terluar wilayah Kabupaten Ngada guna mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Menurut dia, pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) sebagai garda terdepan pembangunan kesehatan mesti hadir di setiap wilayah yang dipandang terpencil, terluar, dan jauh dari induk puskesmas sebelumnya.

Dikatakan Paulus, Pemerintah Kabupaten Ngada di bawah masa kepemimpinannya bersama bupati Ngada nonaktif Marianus Sae dalam dua periode ini terus memprioritaskan 4 (empat) pilar pembangunan.

Keempatnya yakni, pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan infrastruktur.

Saat periode kedua, duet paket Mulus ini menambahkan lagi 3 (tiga) program unggulan yaitu dalam bahasa setempat wae gebho gabho (air berkelimpahan), dara rilo ralo (listrik terang benerang), dan zala siro saro (jalan simpang siur).

“Tentunya hal ini akan dilakukan, sesuai dengan kemampuan anggaran daerah kita,” jelas Paulus.

Wakil bupati Ngada dua periode ini menjelaskan, kehadiran fasilitas kesehatan seperti puskesmas bakal memastikan kualitas hidup masyarakat.

Hal itu bisa dilihat dari tiga hal yaitu angka kematian ibu hamil yang semakin berkurang, mampu menekan kasus gizi buruk, dan semakin berkurangnya angka kematian bayi dan balita.

Paulus melanjutkan, kualitas pelayanan kesehatan juga mesti didukung dengan prinsip pelayanan kasih dan tanpa batas yang dilakukan oleh petugas kesehatan.

“Tunjukan pelayanan dengan wajah senyum dan sikap ramah kepada pasien. Dan selalu berpijak pada semangat kasih dan tanpa batas,” imbuh Paulus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada Agustinus Naru Kila dalam laporan panitianya menjelaskan, Puskesmas Boba sebagai pemekaran dari Puskesmas Ladja Kecamatan Golewa Selatan.

Puskesmas Boba yang baru dimekarkan ini akan melayani 3.500 jiwa dan 4 (empat) desa definitif.

Keempatnya yaitu desa Boba, Boba I, Bawarani, Wogowela, dan satu desa persiapan Narumau.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Ngada
Previous ArticleDakwaan Terhadap Stef Dinilai Cacat Prosedur
Next Article Fraksi PAN Sebut Apatis Soal Kisruh Guru THL, Begini Respon Bupati Tote

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.