Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Di Hadapan Puluhan Ribu Massa, Marsel Petu Ungkit Kantor PK yang Pernah Mangkrak
Pilkada

Di Hadapan Puluhan Ribu Massa, Marsel Petu Ungkit Kantor PK yang Pernah Mangkrak

By Redaksi23 Juni 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Puluhan ribu masa simpatisan paket MJ memadati Lapangan Pancasila saat kampanye akbar Jumat sore (Foto: Ian Bala/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Calon bupati Ende, Ir. Marsel Petu kembali mengungkit kantor dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) yang dulu pernah mangkrak.

Hal ini ia ungkap dihadapan puluhan ribu simpatisan paket Marsel-Djafar (MJ) saat kampanye akbar di Lapangan Pancasila, Ende, Nusa Tenggara Timur pada Jumat, (22/6/2018) sore.

Marsel Petu juga mengulas soal kondisi kantor pada zaman pemerintahan sebelumnya yang tak kunjung diperbaiki setelah terbakar pada Februari 2009. Bahkan ia sebut gedung tersebut dibiarkan begitu saja hingga berlumut selama kurang lebih enam tahun.

“Dulu kantor itu besi karat, banyak lumut dan sekarang kantor termegah di Ende. Itu kantor bidang pendidikan yang harus diperbaiki,”ucap Marsel lantas menunjuk ke arah Kantor Pendidikan dan Kebudayaan persis berada di depan Lapangan Pancasila.

Ungkapan Marsel Petu mengingat masa-masa pemerintahan sebelumnya yang dinilai tidak berkembang sama sekali. Ia mengklaim bahwa masa kepemimpinan ia dan Djafar Achmad justru lebih baik dan jauh membawa perubahan dibandingkan pemimpin sebelumnya.

Marsel Petu juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Ende untuk memilih pemimpin yang benar bekerja untuk rakyat. Bukan pemimpin yang hanya membalas dendam, menebar janji, isu dan fitnah.

Ia berjanji, jika terpilih sebagai bupati dan wakil bupati periode 2019-2024, maka seluruh rencana pembangunan akan berjalan hingga tuntas.

Begitupun sebaliknya, jika tidak terpilih maka pembangunan tersendat bahkan berjalan di tempat seperti yang pernah dialami masyarakat Kabupaten Ende.

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticleHasil Survei RTK, Paket Harmoni Posisi Teratas
Next Article Festival Pantura sebagai Ajang Promosi Wisata

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.