Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Bupati Ray Sebut Ada Pungli dalam Rekrutmen Tenaga Kontrak
NTT NEWS

Bupati Ray Sebut Ada Pungli dalam Rekrutmen Tenaga Kontrak

By Redaksi25 Juni 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana tatap muka antara Bupati Raymundus Sau Fernandes dan ribuan PTT di aula Balai Biinmaafo (Foto: Eman Tabean/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT- Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes mengaku dirinya mengetahui adanya oknum tertentu yang melakukan pungutan liar dalam rekrutmen tenaga kontrak daerah.

Jumlah uang yang dipungut oleh oknum tak bertanggungjawab dengan dalih agar calon tenaga kontrak tersebut bisa diterima tersebut nilainya berkisar antara Rp 3,5 juta hingga Rp 7,5 juta.

Ray mengaku pungli tersebut bukan hanya dilakukan oleh aparatur sipil negara (ASN), namun juga oleh oknum masyarakat yang mengatasnamakan dirinya.

“Jadi kalau ada bapak ibu ada yang sudah kumpul Rp 3,5 juta ada yang Rp 5 juta dan ada yang Rp 7,5 juta sebaiknya ambil kembali karena saya tahu ada yang sudah setor,” tutur Bupati Ray saat melakukan pertemuan dengan ribuan pegawai tidak tetap (PTT) di gedung Biinmaafo, Senin (25/06/2018).

“Saya tahu ada aparatur dan juga masyarakat umum yang keliling kampung ke kampung bahkan di kota sini juga ada untuk meminta duit mengatasnamakan saya, saya tahu itu,” tutur Ketua DPW NasDem NTT tersebut.

Bupati Ray menegaskan dalam perekrutan tenaga kontrak daerah sama sekali tidak dipungut biaya apapun.

Sehingga jika ia menemukan ada calon tenaga kontrak yang sudah memberikan uang “pelicin” tersebut, maka tidak akan segan-segan untuk mencoret oknum dimaksud dari daftar calon tenaga kontrak daerah.

“Jadi pada kesempatan ini saya ingatkan uangmu tidak ada artinya untuk diterima sebagai tenaga kontrak daerah, justru kalau saya tahu siapa yang sudah setor maka nama anda yang akan saya coret pertama dari daftar,” tegas alumnus Fakultas Peternakan Undana Kupang tersebut.

 

Penulis: Eman Tabean
Editor: Adrianus Aba

TTU
Previous ArticleTim Gabungan “Sapu Bersih” APK Pilgub NTT di Kefamenanu
Next Article Kaum Muda Matim Ajak Masyarakat Wujudkan Pilkada Damai

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.