Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»ROMA Bakal Hemat Anggaran Mulai dari Bupati dan Wakil Bupati
Pilkada

ROMA Bakal Hemat Anggaran Mulai dari Bupati dan Wakil Bupati

By Redaksi25 Juni 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Massa pendukung ROMA dalam kampanye akbar pada Jumat (22/6/2018) lalu di Lapangan Kota Baru Maumere
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Pasangan calon bupati dan wakil bupati Sikka dari jalur independen, Robi Idong dan Romanus Woga atau Paket Roma menyatakan penghematan anggaran akan dimulai dari keduanya jika dipilih pada Pilkada 27 Juni nanti.

“Kita harus berhemat mulai dari bupati dan wakil bupati, misalnya dengan mengurangi anggaran untuk urusan rumah tangga,” tegas Robi Idong dalam kampanye akbar di Lapangan Kota Baru, Maumere, Jumat (22/06/2018).

Hal serupa disampaikan oleh calon wakil bupati Paket Roma, Romanus Woga dalam kampanyenya.
Menurutnya, salah satu yang harus dihemat adalah biaya perjalanan dinas para pejabat termasuk anggota DPRD.

“Studi banding yang tidak perlu dan membuang anggaran harus kita kurangi dan kita gunakan untuk rakyat,” tegas Romanus Woga.

Roma bertekad bila dipercaya rakyat memimpin Sikka 5 tahun ke depan, maka akan melakukan penghematan sebanyak Rp 20 miliar per tahun.

Hasil penghematan tersebut akan digunakan untuk subsidi pendidikan dalam bentuk pinjaman adat bagi mahasiswa kurang mampu, subsidi modal bagi pengusaha yang disalurkan melalui koperasi.

Keinginan Roma ini keluar dari fakta bahwa sebagian besar rakyat Sikka masih hidup miskin. Sementara APBD sebagian besarnya digunakan untuk kepentingan birokrasi.

Penulis: Are de Peskim
Editor: Adrianus Aba

Sikka
Previous Article20.000 Pemilih di Manggarai Belum Miliki Suket Kependudukan
Next Article Aktivis Tani di Sikka Sebut KPS HARMONI Wujudkan Tiga Perubahan Nyata

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.