Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Empat Hari Menghilang, Pria 72 Tahun di Cibal Barat Ditemukan Tewas di Tengah Hutan
NTT NEWS

Empat Hari Menghilang, Pria 72 Tahun di Cibal Barat Ditemukan Tewas di Tengah Hutan

By Redaksi22 Juli 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Saat korban disemayamkan di kediamannya (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng,  Vox NTT- Alosius Ator (72) ditemukan tewas mengenaskan di tengah hutan Lingko Mbeong,  Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, Minggu (22/07/2018), pukul 07.00 Wita.  

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, jasad pria asal Kampung Bea Denger Desa Wae Renca Kecamatan Cibal Barat itu ditemukan Saverius Derong.

Saverius yang adalah seorang petani asal Kampung Bea Denger itu menemukan korban setelah empat hari menghilang.

Sebelum meninggal, Kakek Alosius pamit dengan istrinya untuk ke kebun mencari sayur pada Kamis, 19 Juli. Saat pergi ia membawa sebilah parang.

Namun hingga sore hari, Kakek Alosius tidak kunjung pulang ke rumah. Sehingga Kamis malam pihak keluarga berupaya mencari korban, namun tidak ditemukan.

Lantaran tak ditemukan, pada Jumat, 20 Juli anak kandung korban Yohanes Njelus melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cibal.

Lalu, pada Sabtu, 21 Juli, anggota Polsek Cibal, masing-masing, Kanit Intel Frans Mara dan anggota Andri Jamin mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Mereka melakukan pencarian dengan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Wae Renca dan keluarga korban.

Sehari melakukan pencarian bersama polisi, Kakek Alosius tak juga ditemukan.

Selanjutnya,  pada Minggu, 22 Juli pukul 07.00 Wita warga Bea Denger Saverius Derong berangkat dari rumah menuju hutan Lingko Mbeong untuk mencari kayu bakar.

Dalam perjalanan dari kejauhan, Saverius Derong melihat sesosok mayat yang tidak dikenal.

Saverius pun mendekati mayat itu. Dari jarak dekat dia mencium bau menyengat.

Dia kemudian mengetahui dan memastikan bahwa sesosok mayat tersebut adalah Alosius Ator.  Kepastian ini dilihat dari celana yang digunakan korban.

Selanjutnya, Saverius Derong langsung bergegas menuju rumah korban untuk memberitahukan kepada keluarga dan masyarakat.

Mendengar berita tersebut keluarga korban dan masyarakat langsung mendatangi TKP.

Selain jasad korban, di TKP juga ditemukan tembakau dan pemantik api.

Bahan untuk merokok milik korban tersebut ditemukan berjarak 4 meter ke arah utara dari titik penemuan jasad.

Selain tembakau dan pemantik api, ditemukan pula parang yang dibawa korban dengan jarak 6 meter ke arah utara dari jasad Kakek Alosius.

Selanjutnya, proses evakuasi jasad korban dilakukan pada pukul 13.00 Wita oleh anggota Polsek Cibal, masyarakat, keluarga dan pihak medis dari Puskesmas Wae Codi.

Setelah dilakukan proses evakuasi mayat korban langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

Informasi yang dihimpun pula, pihak keluarga sudah menerima kematian korban sebagai sebuah musibah.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai Manggarai Timur
Previous ArticleSurat Kematian dari Johor Menyapa Masyarakat NTT
Next Article OMK Paroki YKI Aeramo Gelar Baksos di Kota Jogo

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.