Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pemerintah Diminta Tindak Tegas Perusak Fasilitas Umum
Regional NTT

Pemerintah Diminta Tindak Tegas Perusak Fasilitas Umum

By Redaksi25 Juli 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Got jalan Provinsi NTT, tepatnya di Mukun yang ditutupi material tanah (Dok. warga)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong,  Vox NTT-Drainase atau got di jalan Provinsi NTT, tepatnya di Mukun Desa Golo Meni Kecamatan Kota Komba Kabupaten Manggarai Timur ditutup material tanah dan batu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. 

Got itu ditutup agar alat berat berupa alat gilas bisa masuk di tempat parkir. Alat gilas itu milik pengusaha mobil “Kasih Sayang Mukun”.

Lasaraus Santus, warga Mukun kepada VoxNtt.com melalui sambungan telepon, Selasa (24/07/2018), mengatakan ulah oknum yang menutupi got tersebut mengakibatkan air meluap ke badan jalan saat musim hujan.

“Pas hujan pasti air di got akan meluap dan mengalir ke jalan raya hotmix ini. Padahal ini baru dibangun oleh Pemprov NTT tahun 2016 dan tahun 2018 ini. Kasian fasilitas umum dirusak demi kepentingan pribadi, ” ujar Lasarus.

Dia menuturkan masyarakat sudah menyampaikan hal tersebut kepada Pemerintah Desa Golo Meni.

Namun,  tidak ada tanggapan dari kepala desa  tentang laporan warga.

Padahal,  penutupan got ini sudah menjadi topik pembicaraan di masyarakat. Sayangnya tidak ada yang bisa menegur oknum tersebut.

“Diharapkan kepada Pemda Matim dan Pemprov NTT untuk segera mengambil tindakan tegas kepada pihak tersebut. Karena penutupan drainase atau got ini merusak fasilitas umum milik rakyat yang dibangun oleh pemprov NTT,” ujar Lasarus.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

 

Manggarai Timur
Previous ArticleEmanuel Ola Sanga: Mendongeng itu Asyik
Next Article Polemik Gaji Guru THL Belum Ada Titik Terang, Siapa di Balik Kadis PK Matim?

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

NasDem Peduli, Tetap Membantu Meski Ikut Terdampak

16 Agustus 2026

158 Rumah di Kecamatan Welak Rusak Berat Akibat Gempa

15 Agustus 2026

Pengungsi Mandiri di Pesisir Utara Nagekeo Terlantar, Kekurangan Air dan Logistik

15 Agustus 2026

Keuskupan Ruteng Imbau Misa Minggu Digelar di Tempat Aman Pascagempa

15 Agustus 2026

Pemprov NTT Fokus Evakuasi dan Selamatkan Korban Gempa Flores

15 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.