Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Ribuan Bacaleg Antre di RSUD Atambua
KESEHATAN

Ribuan Bacaleg Antre di RSUD Atambua

By Redaksi25 Juli 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Nampak para bacaleg mengantre di halaman RSUD Atambua (Foto: Marcel Manek/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT-Ribuan bakal calon legislatif (bacaleg) dari Kabupaten Belu, TTU, Malaka dan Alor memadati gedung RSUD Gabriel Manek Atambua, Rabu (25/07/2018).

Kedatangan ribuan bacaleg dari empat kabupaten tersebut untuk mengikuti tes kesehatan rohani.

Tes ini sebagai salah satu syarat dalam rangka mengikuti pemilihan anggota legislatif tingkat kabupaten pada 2019 mendatang.

Pantauan VoxNtt.com,  di halaman RSUD Atambua antrean panjang terjadi  sejak pukul 07.00 Wita hingga pukul 10.00 Wita.

Namun, hingga pukul 11.00 Wita, proses pemeriksaan kesehatan rohani sebagaimana diagendakan belum kunjung dilaksanakan.

Informasi terakhir yang diperoleh dari sejumlah bacaleg yang antre, mengatakan bahwa tes kesehatan rohani batal dilaksanakan.

“Tes tidak jadi dilakukan karena sudah ada edaran baru dari KPU pusat,” aku salah satu bacaleg yang masih menunggu di halaman RSUD Atambua.

Karena informasi masih simpang siur, maka banyak bacaleg bergegas meninggalkan RSUD Atambua.

Untuk diketahui, biaya administrasi  pemeriksaan cek kesehatan rohani sebesar Rp 300.000 per bacaleg. Dari  ribuan bacaleg yang antre, sebagian besar sudah membayar biaya administrasi.

Penulis: Marcel Manek
Editor: Adrianus Aba

Belu
Previous ArticlePolemik Gaji Guru THL Belum Ada Titik Terang, Siapa di Balik Kadis PK Matim?
Next Article Razia Tempat Hiburan di Aesesa, 12 Ladies Dibekuk Polisi

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.