Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»‘Paket KTP’ Tidak Sulit Dapat Dukungan Partai di DPRD
Pilkada

‘Paket KTP’ Tidak Sulit Dapat Dukungan Partai di DPRD

By Redaksi31 Juli 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pegiat Yayasan Alfa Omega, Viktor Mesakh (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Meskipun tidak diusung oleh partai politik, pasangan independen alias ‘Paket KTP’ yang menang dalam Pilkada dinilai tidak akan kesulitan mendapatkan dukungan partai di parlemen.

“Entah dari jalur parpol atau independen sekalipun, siapa pun yang menang akan didekati semua pihak ibarat magnet,” terang pegiat Yayasan Alfa Omega Kupang, Viktor Mesak kepada VoxNtt.com, belum lama ini.

Menurutnya, dukungan parlemen tergantung pada kepiawaian bupati dan wakil bupati terpilih dalam membangun komunikasi politik. Terkait potensi oposisi, Viktor menilai tidak ada oposisi sejati dalam politik.

“Semua oposisi itu kan ada terkait kepentingan politik,” terangnya.

Tidak hanya itu, menurutnya semua orang harus berhenti melihat pemimpin dari jalur independen dengan kaca mata kuda.

“Bukan rahasia bahwa politisi-politisi kita itu oportunis, jadi semua akan merapat ke siapa pun yang menang,” tandasnya.

Viktor Mesak sebelumnya pernah mencalonkan diri sebagai bakal calon wali kota Kupang pada tahun 2017 lalu. Bersama bakal calon wakil, Viktor Manbait, keduanya maju melalui jalur independen. Akan tetapi, verifikasi KPU menggagalkan perjuangan mereka.

Pilkada Sikka 2018 yang baru lalu ini pun diwarnai keraguan terhadap paslon independen, Robi Idong dan Romanus Woga. Meski demikian, keduanya akhirnya keluar sebagai pemenang Pilkada Sikka.

 

Penulis: Are de Peskim
Editor: Adrianus Aba

Sikka
Previous ArticleIni Program 100 Hari Kerja Bupati Sikka Terpilih
Next Article Video: Orasi Direktur IRSGC di Hari Anti Human Trafficking

Related Posts

PAN Manggarai Gelar Muscab, Yosef Hasmi Dorong Kader Kuasai Ruang Digital

30 Mei 2026

Bawaslu Manggarai Gandeng Mahasiswa Konsolidasi Demokrasi di Tengah Ancaman Politik Uang dan Hoaks

28 Mei 2026

DPW PKB NTT Umumkan Enam Calon Ketua DPC PKB Manggarai Barat

28 April 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.