Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Stok Ayam Pedaging di Pasar Borong Kosong
Ekbis

Stok Ayam Pedaging di Pasar Borong Kosong

By Redaksi8 Agustus 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tampak stan-stan jual ayam pedaging di Pasar Borong dalam kondisi kosong (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Tidak ada persediaan ayam pedaging di Pasar Borong, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur pada bulan Agustus.

Kabarnya, ketiadaan stok penjualan ayam pedaging di pasar ini terjadi lantaran tidak ada distribusi dari Bajawa, ibu kota Kabupaten Ngada.

“Sudah empat hari ayam kosong pak. Tidak ada ayam satu pun yang datang dari Bajawa. Karena selama ini sumber ayam yang dijual di sini itu dari Bajawa,” ujarnya Diana, salah satu pedagang di Pasar Borong kepada VoxNtt.com, Selasa (07/08/2018).

Dia menegaskan, kekosongan ayam pedaging di Pasar Borong mesti menjadi pelajaran bagi para penjual ayam.

Diana mengharapkan, ke depan penjual ayam pedaging di Borong harus melihara sendiri. Pemeliharaan ayam sendiri dilakukan agar tidak menunggu stok ayam yang datang dari luar daerah.

“Ke depan harus pelihara ayam sendiri. Daripada seperti ini, kalau dari Bajawa tidak ada, di sini juga kosong jadinya,” ujarnya.

Diaberharap pula kepada Pemda Matim agar ke depan bisa mencari solusi terkait stok ayam pedaging di Pasar Borong.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur
Previous ArticlePelaksanaan RAD HAM Mesti Dikontrol Masyarakat
Next Article Pemkab Nagekeo Harus Bayar Dana Sertifikasi

Related Posts

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026

Kasus Dugaan Korupsi Eks Kadis DP3AKB Manggarai Timur Didorong Masuk Ranah Hukum

23 Mei 2026

Warga Rana Mese Titip Harapan Jembatan Permanen di Wae Musur kepada DPRD Matim

22 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.