Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Pramuka Bukan Seremonial Belaka
Pendidikan NTT

Pramuka Bukan Seremonial Belaka

By Redaksi13 Agustus 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Siswa-siswi SMPS St.Teresia Danga kelas VII - IX berjumlah 130 orang sedang membuat kemah di Lapangan Kelurahan Towak. Gambar diambil Senin, 13 Agustus 2018 (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Siswa-siswi SMPS St.Teresia Danga Kabupaten Nagekeo melaksanakan camping pramuka di Lapangan Kelurahan Towak pada 12-14 Agustus 2018.

Mereka terdiri dari kelas VII- IX yang berjumlah 130 orang.  Saat berkemah para siswa ini dibagi ke dalam 11 regu putra dan putri.

Menurut Ketua panitia camping Basilius Gustawan Nggoi, kegiatan berkemah tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut hari Gerakan Pramuka Indonesia, 14 Agustus.

“Ini bukan seremonial belaka, tapi jadi wahana pembelajaran dan latihan agar seluruh peserta didik lebih tertib dan teratur,” jelas Basilius kepada VoxNtt.com di sela-sela kegiatan camping di Towak, Senin siang (13/08/2018).

Dia mengatakan, kegiatan pramuka wajib dilaksanakan pada setiap satuan pendidikan. Kegiatan pramuka tak bisa dipisahkan dari sistem kurikulum pendidikan.

Manfaat lain dari kegiatan pramuka, kata Basilius, yakni bisa menjadikan manusia berkualitas secara moral, mental, spritual, intelektual, fisik dan keetrampilan.

“Tujuan kegiatan untuk meningkatkan kualitas anak didik yang bertanggung kawab, mandiri, cerdas, dan trampil, dapat menghayati hasil-hasil perjuangan, membentuk mentalitas yaang berbobot, menambahkan kreativitas anggota pramuka, dan agar memiliki jiwa dan budi perkerti yang luhur,” jelas Basilius.

Di balik camping pramuka itu, dia mengharapkan agar siswa SMPS St.Teresia Danga semakin disiplin, taat aturan dan menjunjung tinggi nilai luhur bangsa.

Diharapkan pula agar para siswa dapat memiliki jiwa pancasila dan peduli terhadap alam sekitar. Hal ini tentu saja relevan dengan kondisi bangsa Indonesia.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticleVideo: Aksi Gesit Ninja Warrior Berusia 40 Tahun dari TTU
Next Article Breaking News: 25 Unit Rumah Adat Gurusina Jerebu’u Ludes Terbakar

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.