Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Setelah Diringkus Polisi, Kepala DLHD Manggarai Jatuh Sakit
HEADLINE

Setelah Diringkus Polisi, Kepala DLHD Manggarai Jatuh Sakit

By Redaksi9 September 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Lima terduga pelaku perjudian kartu dikabarkan dibekuk tim buser Polres Manggarai di Lempe Ruteng, Kecamatan Langke Rembong pada Jumat malam, 7 September 2018.

Yance Janggat, Penasehat Hukum terduga pelaku perjudian tersebut saat dijumpai awak media Sabtu malam (08/09/2018  di Polres Manggarai mengungkapkan identitas kelima kliennya.

Ia menyebut kelimanya, masing-masing, Marsel Gambang, Yosef Jehalut, Stefanus Efendi, Paulus Pantun, dan Adrianus Sebang.

Marsel Gambang diketahui menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Manggarai, Yosef Jehalut menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, dan Stefanus Efendi ASN di Badan Keuangan Daerah (BKD), Paulus Pantun (wiraswasta), dan Adrianus Sebang (petani).

Dikatakan, empat dari lima tersangka, kini menjalani pemeriksaan dan ditahan di sel Polres Manggarai. Sedangkan satu tersangka yakni Marsel Gambang belum ditahan karena menjalani perawatan di RSUD Dr Ben Mboi Ruteng.

“Pak Marsel Gambang sakit makanya dia menjalani perawatan di rumah sakit,” jelas Janggat.

Menurut Janggat, perjudian kartu kelima kliennya berlangsung saat acara adat pengumpulan dana (kumpul kope) untuk pernikahan putra Marsel Gambang.

Namun, kata dia, tak ada alasan atau aturan yang membenarkan perjudian berlangsung saat acara tersebut.

“Sebagai praktisi hukum, saya tidak pernah menemukan dasar hukum yang membenarkan orang berjudi saat acara keluarga atau acara adat, itu kan kearifan lokal,” ujar Janggat.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Manggarai, AKP Satria Wira Yudha kepada wartawan enggan mengungkapkan  identitas pelaku perjudian tersebut.

Kendati demikian, Kasat Yudha membenarkan adanya penangkapan lima pelaku perjudian pada Jumat malam.

“Iya benar kemarin mlm ada penggrebekan permainan kartu menggunakan uang yang diduga perjudian,” kata Kasat Yudha saat dihubungi melalui pesan WhatsApp-nya, Sabtu malam (08/09/2018).

“Lengkapnya mungkin bisa ketemu kasubag humas,” sambungnya.

 

Penulis: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleVictory-Joss Dilantik, Petani Berharap Harga Jagung Naik
Next Article SDK Dencang Mabar Rayakan Ulang Tahun ke- 62

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Warga Kampung Barang Gelar Roko Molas Poco, Tiang Utama Rumah Adat Gendang Diarak ke Lokasi Pembangunan

11 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.