Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Rumah di Carep Ruteng Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
Regional NTT

Rumah di Carep Ruteng Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

By Redaksi12 September 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rumah semi permanen milik Dominikus Adur di Kelurahan Laci Carep ambruk setelah diterjang angin puting beliung pada Selasa, 11 September 2018, sekitar pukul 08.40 Wita (Foto: Dok. BPBD Manggarai)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Sebuah rumah di RT 004/RW 002, Kelurahan Laci Carep, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai  rusak setelah diterjang angin puting beliung pada Selasa, 11 September 2018, sekitar pukul 08.40 Wita.

Rumah semi permanen milik Dominikus Adur itu ambruk setelah angin menumbangkan sebuah pohon dan menindis bagian atapnya.

Sekretaris BPBD Manggarai, Kristo D.J Reme kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya, Rabu (12/09/2018), membenarkan adanya kerusakan sebuah rumah di Kelurahan Laci Carep setelah diterjang bencana alam angin puting beliung, Selasa kemarin.

Berdasarkan laporan Lurah Laci Carep Paulus K Gani, kata Kristo, rumah tersebut berukuran 5,5×8 meter.

Selain rumah dapur berukuran 3×4 meter juga ikut rusak setelah tertimpa pohon.

Selama ini rumah semi permanen milik Dominikus Adur tersebut dihuni oleh tiga orang.

Beruntung tak ada korban jiwa dalam bencana alam tersebut. Namun kerugian materil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Kristo menjelaskan, sesuai prosedur penanganan tanggap darurat, setelah mendapat laporan ada bencana disusul verifikasi oleh tim dari BPBD Manggarai ke tempat kejadian perkara.

“BPBD kemudian memberikan memo ke bupati. Setelah memo ditandatangani oleh bupati selanjutnya diberikan ke Badan Keuangan Daerah agar uang tanggap darurat segera dicairkan ke rekening BPBD,” jelasnya.

 

Penulis: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleDPRD Matim Akan Periksa Proyek Air Minum di Lontoulu
Next Article GMIT NTT Minta Pemerintah RI Pertimbangkan Kembali Pemilu 2019

Related Posts

Potensi Desa Nggalak: Dari Gapoktan Produktif hingga Penghasil Porang Terbesar di Manggarai

15 Maret 2026

Pemuda Kampung Kaper Gelar Aksi Bersih Sampah Plastik Dukung Labuan Bajo Kota Bersih

15 Maret 2026

ITDC Beri Santunan bagi Anak Yatim dan Doa Bersama di GMCC

15 Maret 2026
Terkini

Pria di Nagekeo Diduga Aniaya Kepala Desa dan Lansia, Kasus Dilaporkan ke Polisi

16 Maret 2026

Potensi Desa Nggalak: Dari Gapoktan Produktif hingga Penghasil Porang Terbesar di Manggarai

15 Maret 2026

Kuasa Hukum Minta Kepastian Hukum untuk Notaris Albert Riwu Kore

15 Maret 2026

Cerpen: Konoha di Pintu Langit

15 Maret 2026

Taekwondo NTT Fokus Benahi Struktur Organisasi Jelang PON 2028

15 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.