Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tiga Bupati Harus Gandeng Polri Berantas Judi
Regional NTT

Tiga Bupati Harus Gandeng Polri Berantas Judi

By Redaksi12 September 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Edi Hardum, praktisi hukum dan penulis buku “Perdagangan Manusia Berkedok Pengiriman TKI”. (Foto: Dok. Pribadi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Bupati Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur diminta agar menggandengkan Polri dalam memberantas praktik perjudian di tiga  kabupaten itu.

“Bapak-bapak bupati datanglah ke kampung-kampung, gandenglah Polri, cegah dan berantas perjudian, terutama judi kartu yang sudah menjadi budaya ini,” ujar Edi Hardum, salah satu praktisi hukum kepada VoxNtt.com, Rabu (12/09/2018).

Edi menguraikan, sekitar tahun 2007 tujuh orang anggota DPRD Manggarai ditangkap Polres setempat karena kedapatan berjudi kartu di sebuah rumah di Ruteng. Mereka sempat ditahan, namun kemudian tidak jelas.

Kemudian, kata dia, sekitar dua tahun lalu, anggota DPRD Manggarai Barat dari Partai Golkar ditangkap karena kedapatan berjudi kartu. Perkaranya masuk pengadilan dan yang bersangkutan divonis bersalah.

Edi menambahkan, beberapa hari lalu, Polres Manggarai menangkap tiga pejabat Pemkab Manggarai dan dua orang biasa karena kedapatan berjudi kartu.

Menurut dia, langkah dan tindakan Polres Manggarai dan Manggarai Barat patut diapreasiasi.

“Namun, mengapa tindakan seperti ini sepertinya musiman?” tanya penulis buku ‘Perdagangan Manusia Berkedok Pengiriman TKI’ itu.

Berdasarkan informasi yang ia himpun menyebutkan, pertama, ada juga oknum anggota Polri di Manggarai terutama di kota Ruteng selalu ikut bermain judi kartu.

“Apa pimpinan Polres Manggarai tak tahu? Semoga informasi yang saya dapat salah,” imbuhnya.

Kedua, lanjut dia, banyak pejabat di Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur juga tergolong jago dalam berjudi kartu.

Ketiga, sebagian besar Kepala SD, SMP dan Kepala Puskesmas di Manggarai selalu berjudi kartu.

Keempat, siapa pun yang ingin maju caleg DPRD, DPR RI dan kepala daerah di tiga kabupaten ini, bahkan di NTT, jangan sekali-sekali mengeritik soal perjudian. Akibatnya besar, yakni bisa jadi tidak mendapatkan suara dan tidak terpilih. Sebab begitu kuat dan berpengaruhnya para penjudi dalam konteks pesta demokrasi tersebut.

“Oleh karena itu, saya sangat yakin para bupati dari ketiga kabupaten ini tidak mungkin marah apalagi memberantas perjudian. Para bupati tahu tapi pura tidak tahu,” tandas Edi.

Atas sejumlah hal tersebut, Edi meminta Polres Manggarai dan Manggarai Barat agar teruslah memberantas perjudian dan tidak boleh melakukannya seperti musiman.

Baca Juga:

  • Setelah Diringkus Polisi, Kepala DLHD Manggarai Jatuh Sakit
  • Tiga Pejabat Ditangkap, Ini Alasan Wabup Datangi Polres Manggarai
  • Pengacara Tiga Pejabat di Manggarai Ajukan Penangguhan Penahanan

Intinya, menurut Edi sebelum memberantas perjudian di masyarakat, anggota Polri sendiri harus bersih dari kebiasaan yang sepertinya sudah menjadi budaya di tiga kabupaten ini.

“Untuk ketiga bupati di Manggara Raya, ayo bangkit dan sadarlah! Judi adalah penyakit sosial dan juga merupakan tindak pidana!” tutup Edi.

 

Penulis: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleGedung Asrama SMAN Manamas Terkesan Ditelantarkan
Next Article Dirjen Kemendes Terpikat dengan Pangan Lokal TTU

Related Posts

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.