Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»GP Ansor Gelar Kirab Satu Negeri di Ende
NTT NEWS

GP Ansor Gelar Kirab Satu Negeri di Ende

By Redaksi19 September 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gerakan Pemuda (GP) Ansor gelar Kirab Satu Negeri di Lapangan Pancasila Ende (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende,Vox NTT-Gerakan Pemuda (GP) Ansor menggelar Upacara Kirab Satu Negeri di Ende, Nusa Tenggara Timur pada Rabu (19/9/2018). Acara gebyar kebangsaan ini dilakukan setelah sebelumnya terjadi di titik nol Rote dan Kupang dan akan berakhir di Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Ketua GP Ansor Wilayah NTT, Muis menjelaskan, kegiatan Kirab Satu Negeri ini digelar secara serentak pada empat zona terluar yakni zona Sabang, zona Rote, zona Miangas dan zona Merauke.

Dari empat titik tersebut kemudian berjalan ke beberapa daerah dan berakhir di alun-alun Kidul Keraton Yogyakarta pada 26 Oktober 2018 yang rencananya akan dihadiri Presiden Joko Widodo.

“Kita sebagai anak bangsa harus tetap menjunjung tinggi empat pilar kebangsaan yakni NKRI, Pancasila, UUD dan Bhineka Tunggal Ika itu harus terus disuarakan. NKRI itu harga mati,”ucap Muis di Lapangan Pancasila Ende, Rabu sore.

Ia menegaskan, bangsa Indonesia saat ini mengalami ancaman dari kelompok kecil yang ingin mengubah dan merusak konsensus kebangsaan.

Selain itu ada pihak-pihak yang menggunakan agama sebagai media untuk kepentingan politik dan menjadikan agama sebagai sumber konflik. Untuk itu, tegas Muis, GP Ansor gelar Kirab Satu Negeri untuk menyampaikan gebyar kebangsaan.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Ajhar Jowe menjelaskan, peserta Kirab Satu Negeri telah berkunjung ke beberapa tempat sejarah di Ende. Selain itu juga berkunjung ke Istana Keuskupan Agung Ende dan Pesantren Wali Songo.

Kunjungan ini, kata Ajhar, merupakan bagian dari konsep GP Ansor untuk membangun keharmonisan serta membangkitkan semangat persatuan dan kesatuan.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleKapolres Belu Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi Isu Negatif
Next Article PKB Desak Gubernur NTT untuk Minta Maaf Kepada DPRD

Related Posts

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.