Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Lindungi Hak Pemilih, Bawaslu Manggarai Bangun Posko DPT Pemilu
Pilkada

Lindungi Hak Pemilih, Bawaslu Manggarai Bangun Posko DPT Pemilu

By Redaksi3 Oktober 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tiga Komisioner Bawaslu Manggarai (Dok. Alfan Manah)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Dalam rangka penyempurnaan daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPT HP) tahap pertama, serta melindungi hak pemilih, Bawaslu Kabupaten Manggarai membentuk posko penerimaan pengaduan dari masyarakat.

Posko menyebar di semua kecamatan dalam rangka menjaring data pemilih.

Kordiv Pengawasan, Hubungan Antar Lembaga dan Humas, Herybertus Harun kepada VoxNtt.com, Rabu (03/10/2010), mengatakan, pihaknya sudah membuka posko dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih di pemilu 2019 mendatang.

Selain itu, pembuatan posko juga sebagai upaya Bawaslu Manggarai untuk mengefektifkan pelaksanaan penelusuran DPT HP.

“Posko penerimaan pengaduan DPT HP-1 sudah dibentuk sejak 27 September lalu, Panwascam sudah bekerja dan menjaring, serta melakukan pencermatan DPT HP tersebut,” katanya.

Lebih lanjut, katanya, tugas posko di semua kecamatan adalah menjaring pemilih yang belum melakukan perekaman E-KTP dan pemilih yang melakukan perekaman tetapi belum ada nama dalam DPT HP-1.

Selain itu, untuk menjaring pemilih yang berencana pindah ke tempat lain, keluarga yang ingin melapaporkan anggotanya yang sudah meninggal dunia, melaporkan data yang tidak memenuhi syarat, serta melaporkan data pemilih yang invalid.

“Sejak posko dibentuk, sudah ada laporan masyarakat yang masuk ke posko, seperti masalah data pemilih ganda, pemilih di bawah umur dan beberapa hal lain,” ujar Harun.

Dikatakan,  pengawas pemilu di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan sangat proaktif menyambut langkah Bawaslu Manggarai dalam membangun posko.

Bahkan, pengawas pemilih desa/kelurahan mendatangi langsung sejumlah penduduk guna mengakomodir hak pilih warga dalam pemilu 2019 mendatang.

 

Penulis: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticlePenyebab Kematian Korban Dugaan Malpraktik RSUD TTU Akhirnya Terungkap
Next Article Video: Oknum Polisi Suruh Babi Lapor Sendiri ke Polres Mabar

Related Posts

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.