Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Video: Oknum Polisi Suruh Babi Lapor Sendiri ke Polres Mabar
NTT NEWS

Video: Oknum Polisi Suruh Babi Lapor Sendiri ke Polres Mabar

By Redaksi3 Oktober 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ibu Y saat datang ke SPKT Polres Mabar untuk melaporkan babinya digigit anjing, Selasa pagi, 2 Oktober 2018 (Foto: screenshot video)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

https://www.youtube.com/watch?v=7PI7GLB1zmg&feature=youtu.be

Sebuah video berdurasi 1 menit 31 detik viral di berbagai group WhatsApp.  Video tersebut memperlihatkan cara penanganan laporan masyarakat yang tidak terpuji oleh oknum anggota Polres Manggarai Barat (Mabar), NTT.

Dalam video yang sudah tersebar luas di jagat maya itu, seorang perempuan paruh baya datang untuk melaporkan babi piarannya digigit anjing.

BACA JUGA: Viral, Oknum Polres Mabar Suruh Warga Bawa Babinya Agar Divisum

Ibu itu bermula duduk di dekat pintu di ruangan SPKT Polres Mabar. Ia kemudian melaporkan ke Polisi bahwa babi miliknya digigit anjing orang lain.

“Apa, bagaimana cerita, ceritanya jelas sedikit, bagaimana,” sahut salah seorang pria yang diduga anggota Polres Mabar.

Setelah diminta untuk menjelaskan laporannya, ibu itu lalu menerangkan bahwa babi piarannya digigit anjing di kandang.

Selanjutnya, oknum Polisi tersebut menyuruh ibu itu untuk duduk di dekatnya. Ia lalu bertanya babi yang dilaporkan tersebut luka di bagian mana.

Ibu itu langsung menjawab bahwa akibat gigitan seekor anjing, babinya terdapat luka di bagian telinga.

Mirisnya, oknum Polisi itu tidak menjelaskan dengan baik terkait penanganan kasus yang dilaporkan. Ia malah menyuruh babi milik ibu itu agar datang sendiri melaporkan ke Polres Mabar.

“Suruh datang itu babi datang lapor ke sini supaya dia tahu. Bawa itu babi ke sini supaya kita pigi  (pergi) visum,” ujar oknum Polisi tersebut.

Oknum Polisi kemudian kembali mengingatkan agar ibu itu membawa babinya ke Polres Mabar. Dia berjanji akan mengurus masalah tersebut saat Polisi yang ia sebut bernama Jamal bertugas piket.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kapolres Mabar, AKBP Julisa Kusumowardono membenarkan bahwa lokus dalam video tersebut terjadi di ruangan SPKT Polres Mabar. Kejadiannya Selasa pagi, 2 Oktober 2018.

Menurut Kapolres Julisa, ibu itu berinisial Y. Kata dia, Y sering datang ke SPKT Polres Mabar dan memberikan laporan yang berbeda-beda.

“Dan dari sikap dan perilaku yang bersangkutan (Ibu Y) mengalami gangguan,” terang Kapolres Julisa saat dihubungi VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp-nya, Rabu dini hari (03/10/2018).

Sebab itu, saat Ibu Y mendatangi Polres Mabar untuk melaporkan kasus babinya digigit anjing, salah satu anggota Polisi mengambil video untuk dokumen pribadi.

“Dan kami telah melakukan klarifikasi  dengan pihak keluarga ibu tersebut dengan salah satu putranya saudara E,” kata Julisa.

Putra Y berinisial E kemudian memberitahukan bahwa  ibunya itu memang memiliki riwayat sakit gula dan gangguan jiwa, serta mendapat perawatan dengan obat penenang.

Sumber Video: WhatsApp Group, Lontoleok Nuca Lale

Manggarai Polres Mabar
Previous ArticleLindungi Hak Pemilih, Bawaslu Manggarai Bangun Posko DPT Pemilu
Next Article Utang Ditagih, Marsel Ahang Tantang dengan Ilmu Hukum

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026
Terkini

Jika Kopi Manggarai Bisa Bicara di Meja Hotel Labuan Bajo

10 Agustus 2026

Pendirian Universitas Republik Indonesia- Kemasan Simbol Kekuasaan

10 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

Ketua PSSI Mabar Usul Nama Stadion Ora Flobamorata Diubah Jadi Stadion Komodo

8 Agustus 2026

PSSI Cup II Manggarai Barat Diikuti 27 Klub, Hadiah Total Rp120 Juta

8 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.