Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Rumah Mantan Kadis di TTU Terbakar, Ini Penyebabnya
Regional NTT

Rumah Mantan Kadis di TTU Terbakar, Ini Penyebabnya

By Redaksi8 Oktober 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kamar Tidur di rumah mantan kadis PPO Kabupaten TTU, Vinsensius Saba yang hangus dilahap api, Senin 08 Oktober 2018(Foto: Eman/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT- Rumah mantan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten TTU, Vinsensius Saba terbakar, Senin (08/10/2018).

Rumah yang terletak di RT 003 RW 001, Kelurahan Kefa Tengah, Kecamatan Kota Kefamenanu itu diketahui terbakar pukul 06.30 wita.

Pantauan VoxNtt.com, kebakaran tersebut menghanguskan satu ruangan tidur beserta seluruh isinya.

Sbuah tempat tidur, dua buah lemari pakaian, setumpuk pakaian dan buku serta sejumlah barang lain tak bisa diselamatkan saat si jago merah menghanguskan kamar tidur yang terletak di sudut depan sebelah kanan itu.

Vinsensius Saba saat diwawancarai awak media menjelaskan, api yang menghanguskan ruangan kamar tidur utama itu berasal dari lilin yang lupa dipadamkan usai doa pagi.

Ia mengisahkan, usai doa pagi dirinya dan Anggota keluarga langsung melakukan pekerjaan rumah seperti biasanya.

“Kami sementara kerja di luar, tiba-tiba lihat asap sudah mengepul dari kamar. Jadi, kami semua langsung ambil air untuk siram,” ujarnya.

“Beruntung, karena masyarakat sekitar datang bantu. Jadi, hanya kamar tidur saja yang terbakar tidak merambat ke ruangan yang lain,” ujarnya.

Saat berlari untuk memadamkan api yang sudah mulai menjalar tersebut, ujarnya, dirinya terpeleset dan jatuh sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit.

Ia mengaku, belum mengetahui persis jumlah kerugian yang dideritanya akibat amukan si jago merah tersebut.

“Tadi karena licin. Jadi, saya terpeleset dan jatuh makanya langsung bawa saya ke rumah sakit. Jadi, saya tidak tahu persis jumlah kerugian berapa, ibu yang tahu persis,” ujarnya.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Boni J

 

TTU
Previous ArticleDKP Nagekeo Tidak Akan Eksekusi Dana Pokir DPRD
Next Article Kombet Kreatif Gelar Pelatihan Komunitas Penggerak Ekonomi Kreatif Belu

Related Posts

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.