Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kodim 1618 TTU Berdoa untuk Korban Bencana Gempa Bumi
Regional NTT

Kodim 1618 TTU Berdoa untuk Korban Bencana Gempa Bumi

By Redaksi10 Oktober 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota Kodim 1618/TTU dan Polres serta aparat pemerintah sementara menggelar doa bersama untuk korban bencana alam di Masjid Baitussalam desa Naiola Timur (Foto:Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Kodim 1618 TTU menggelar doa bersama untuk korban bencana alam gempa bumi dan tsunami  di Sulawesi Tengah dan Lombok, Nusa Tenggara Barat, Rabu (10/10/2018).

Pantauan VoxNtt.com,  doa bersama tersebut digelar di tiga lokasi sesuai agama dan keyakinan masing-masing anggota TNI.

Untuk yang beragama muslim doa digelar di Masjid Baitussalam, Desa Naiola Timur, Kecamatan Noemuti dan dipimpin oleh Drs. Moh. Alli Kosah dan Ustad Ahyar.

Sedangkan yang beragama Kristen (Katolik dan Protestan) doa digelar di aula Makodim 1618 TTU dan dipimpin Pastor Andi, SVD dan Pendeta Joel Leosae.

Sementara untuk yang beragama Hindu digelar di Pura Kefanantha  Kefamenanu dan dipimpin oleh I Wayan Seputra.

Dandim 1618 TTU, Letkol Arm. Budi Wahyono kepada VoxNtt.com menjelaskan, doa  bersama ini dilakukan untuk korban bencana alam di Donggala, Palu dan Sigi.

Dalam doa bersama ini, kata dia, pihaknya juga melibatkan anggota polisi dari polres TTU dan aparat pemerintah setempat.

“Tadi doa kita gelar tiga tempat sesuai agama dan keyakinan masing-masing,” ujar Letkol Budi.

Ia menjelaskan, selain doa bersama,dalam giat itu pihaknya juga menggelar penggalangan dana. Dimana, dari kurang lebih 300 peserta doa bersama berhasil menggalang dana bantuan sebesar Rp 3,25 juta.

“Ada sekitar tiga juta dua ratus lima puluh ribu yang terkumpul dan kita langsung setorkan ke dompet peduli bencana itu,” jelasnya.

 

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

TTU
Previous ArticleGot di Kantor Disdukcapil Matim Penuh Sampah, Warga: Ini Gambaran Jiwa Pekerjanya
Next Article Polres TTU Segera Selidiki Penyebab Kelangkaan BBM

Related Posts

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026
Terkini

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.