Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai
Regional NTT

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

By Redaksi30 Mei 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan Usaha Kecil-Menengah (Nakertranskop-UKM) Mabar, Fatinci Reynilda (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNTT.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mendorong seluruh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mulai menjalankan kegiatan usaha meski belum memiliki gerai koperasi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan Usaha Kecil-Menengah (Nakertranskop-UKM) Manggarai Barat, Fatinci Reynilda, mengatakan operasional koperasi tidak harus menunggu pembangunan gerai selesai.

“Diharapkan tanpa adanya gerai koperasi pun, semua KDMP sudah mulai beroperasi,” ujar Fatinci saat dihubungi VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp, Jumat, 29 Mei 2026.

Menurut dia, koperasi dapat memulai usaha sesuai kebutuhan dan potensi yang dimiliki masing-masing desa. Beberapa jenis usaha yang dapat dijalankan antara lain usaha sembako dan simpan pinjam.

Fatinci menjelaskan, dari total 169 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang direncanakan di Manggarai Barat, baru 42 gerai yang telah dibangun. Sementara sisanya masih dalam tahap persiapan.

“Untuk bangun gerai butuh lahan dan saat ini masih persiapan,” tegas dia.

Selain pembangunan gerai, pemerintah juga mendorong percepatan pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai syarat administrasi dan indikator keaktifan koperasi.

Fatinci mengatakan hingga saat ini sebanyak 120 KDMP telah melaksanakan RAT. Pemerintah menargetkan seluruh koperasi menyelesaikan RAT paling lambat 31 Mei 2026.

“RAT Rapat Anggota Tahunan KDMP harus dilaksanakan batas 31 Mei 2026 untuk seluruh Indonesia,” kata dia.

Ia menambahkan, pelaksanaan RAT menjadi salah satu ukuran bahwa koperasi berjalan secara aktif, sehat, dan memiliki tata kelola yang dapat dipertanggungjawabkan kepada para anggotanya.

“Jika KDMP bisa melaksanakan RAT, maka dianggap koperasinya aktif dan sehat serta dapat dipertanggungjawabkan di depan seluruh anggota koperasi,” ujarnya.

Penulis: Sello Jome

Labuan Bajo Mabar Manggarai Barat
Previous ArticlePemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung
Next Article Rezim Kebenaran Michel Foucault dan Tugas Intelektual Publik

Related Posts

Camat Welak: Pembangunan SPPG 3T Watu Umpu Capai 90 Persen

31 Juli 2026

Julie Laiskodat Sosialisasikan UU Sektor Keuangan di Manggarai, Soroti Bahaya Judi Online

31 Juli 2026

DPRD Manggarai Soroti Maraknya Judi Online, Sebut Ancam Ekonomi dan Kehidupan Sosial

30 Juli 2026
Terkini

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Camat Welak: Pembangunan SPPG 3T Watu Umpu Capai 90 Persen

31 Juli 2026

Julie Laiskodat Sosialisasikan UU Sektor Keuangan di Manggarai, Soroti Bahaya Judi Online

31 Juli 2026

DPRD Manggarai Soroti Maraknya Judi Online, Sebut Ancam Ekonomi dan Kehidupan Sosial

30 Juli 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.