Labuan Bajo, VoxNTT.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan (Parekrafbud) melakukan evaluasi terhadap seluruh destinasi wisata yang dikelola pemerintah daerah.
Evaluasi tersebut dilakukan menyusul insiden dua warga negara asing (WNA) asal Austria yang terjatuh dari jembatan gantung setelah papan jembatan yang mereka lintasi rusak dan ambruk.
“Kami sedang lakukan evaluasi terhadap seluruh daya tarik wisata yang dikelola oleh Pemda,” tulis Kepala Dinas Parekrafbud Manggarai Barat, Peter A. Rasyid, dalam pesan WhatsApp saat dikonfirmasi VoxNtt.com, Jumat, 29 Mei 2026.
Peter menjelaskan, evaluasi dilakukan untuk menilai tingkat kelayakan sarana dan prasarana yang tersedia di seluruh destinasi wisata milik pemerintah daerah.
Menurut dia, hasil evaluasi tersebut akan dituangkan dalam bentuk rekomendasi dan laporan yang akan disampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat untuk segera ditindaklanjuti.
“Apakah perbaikan atau bangun baru, itu nanti akan jadi rekomendasi yang sedang disusun,” kata dia.
Salah satu destinasi yang saat ini sedang dievaluasi adalah Danau Sano Limbung. Pemerintah daerah, kata Peter, telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penutupan sementara kawasan wisata tersebut.
“Kapan bukanya akan disesuaikan dengan hasil evaluasi oleh pihak-pihak terkait,” tutupnya.
Langkah evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan dan keselamatan pengunjung di seluruh destinasi wisata yang berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.
Penulis: Sello Jome

