Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»62 Warga Mengungsi Setelah Musibah Kebakaran Kampung Adat Nggela
NTT NEWS

62 Warga Mengungsi Setelah Musibah Kebakaran Kampung Adat Nggela

By Redaksi31 Oktober 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kampung adat di Desa Nggela, Ende, NTT saat dilahap si jago merah (Foto: istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Puluhan warga yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran kampung adat di Desa Nggela, Kecamatan Wolojita, Kabupaten Ende, NTT, direlokasi di posko pengungsian.

Kepala Desa Nggela, Vinsensius Beo, menyebutkan 62 warga dampak musibah itu dikumpulkan di satu titik yakni posko pengungsi.

“Dikumpulkan di satu tempat. Iya, di posko pengungsian di kampung sini,”ucap Vinsenius, Rabu malam (31/10/2018).

Ia mengaku, barang atau aset korban tidak dapat diselamatkan dari lalapan api. Semua ludes terbakar.

“Ada 33 rumah yang ludes. 22 rumah adat dan 11 rumah warga. Tapi kita masih bersyukur tidak ada korban jiwa,”tambah Vinsensius.

Ia menjelaskan, saat ini banyak bantuan yang sudah mengalir ke Nggela. Selain pakaian, bahan makanan juga disumbang dari berbagai pihak.

Baca Juga: Kampung Adat Nggela-Ende Ludes Terbakar

Vinsen menambahkan, Pemerintah Kabupaten Ende telah meninjau lokasi dan melakukan identifikasi kerugian korban.

“Sudah ada yang donasi dari berbagai pihak. Kita sangat berterima kasih kepada semua pihak dan Pemerintah Kabupaten Ende,”ujar dia.

Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin mengaku saat ini sedang dalam proses penyelidikan penyebab kebakaran kampung adat.

“Hanya puluhan rumah yang terbakar. Kita masih proses penyelidikan,”ucap Kapolres, Senin malam.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Nggela
Previous ArticleSejak Tahun 2010, 7 Kampung Adat di NTT Ludes Terbakar, Ini Daftarnya
Next Article Uang Hilang, Sekda Matim Minta Bendahara Dinas PMD Dievaluasi

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026

Jika Kopi Manggarai Bisa Bicara di Meja Hotel Labuan Bajo

10 Agustus 2026

Pendirian Universitas Republik Indonesia- Kemasan Simbol Kekuasaan

10 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

Ketua PSSI Mabar Usul Nama Stadion Ora Flobamorata Diubah Jadi Stadion Komodo

8 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.