Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Di-PHK, Karyawan Adukan Pimpinan BPR Dana Mas Belu
Ekbis

Di-PHK, Karyawan Adukan Pimpinan BPR Dana Mas Belu

By Redaksi9 November 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Proses mediasi antara pimpinan BPR Dana Mas Belu dan karyawan yang di PHK (Foto:Marcel/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua Vox NTT-Merasa diberhentikan secara tidak adil, tiga karyawan Bank Perkreditan Rakyat Dana Mas Belu mengadukan pimpinan mereka, Siprianus Mintura ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Belu, Kamis (08/11/2018).

Siprianus diadukan lantaran dinilai telah mengambil keputusan secara sepihak dan tidak adil.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, pada 24 Oktober 2018 lalu direktur utama BPR Dana Mas secara lisan memberhentikan Asti Bria, staf funding officer dengan alasan tidak memenuhi target kerja.

Sementara, menurut Asti, hal tersebut juga terjadi pada karyawan lain. Meski demikian, Siprianus tidak memberikan sanksi bahkan tidak diberikan teguran pada karyawan yang lain.

Selain Asti, keputusan tidak adil juga dialami Erwin Medah staf accounting officer. Erwin dipecat dengan alasan, tindakan indisipliner dan tidak memenuhi target.

Sementara Leo Lapia yang bertugas sebagai security dipecat dengan alasan izin mengikuti acara pemakaman keluarganya di Malaka.

“Kau pulang dulu, kapan-kapan saya butuh kau baru saya panggil,” ujar Erwin menirukan kata-kata pimpinan BPR Dana Mas saat memberhentikan dirinya.

Disaksikan VoxNtt.com Erwin dan  Asty datang ke Dinas Nakertrans untuk mengadukan persoalan itu. Di sana, keduanya diterima Kabid Hubungan Industrial dan Persyaratan Kerja, Uran Yohanes.

Sebagaimana diakui Erwin, proses mediasi belum ada titik temu. Erwin mengatakan bahwa dirinya bersama dua orang temannya sangat kecewa dengan keputusan Siprianus.

Dia menyebut ada banyak hal yang dilakukan Sipri secara semena-mena, seperti memotong haji karyawan tanpa alasan, serta sering mengintimidasi karyawan.

Usai proses mediasi, Siprianus yang dikonfirmasi mengatakan bahwa keputusannya sudah dilalukan sesuai aturan yang berlaku.

Ditanya soal penerapan aturan yang berbeda-beda pada setiap staf, Siprianus mengakui bahwa memang aturan yang dibuat di internal BPR tidak sama antara staf yang satu dengan yang lain.

“Kalau kita berpikir bahwa itu tidak sepihak. Mungkin ada aturan-aturan yang belum kami baca,  pada saat proses mencari solusi dan misalnya ada hak-hak yang belum kita penuhi sesuai dengan aturan, maka  kita akan selesaikan” jelas  Sipri.

Ditanya soal penerapan aturan yang tidak adil, dirinya mengakui bahwa memang pada setiap staf, aturan yang diterapkan tidak sama.

Penulis: Marcel Manek

Editor: Irvan K

Belu BPR Dana Mas
Previous ArticleTahun 2019, Guru Honor di NTT Diberi Insentif 400 Ribu Per Bulan
Next Article Empat Motor Dinas Pemkab Nagekeo Terjaring Operasi Zebra

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.