Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pembangunan Rumah MBR di Desa Woedoa Hampir Rampung
NTT NEWS

Pembangunan Rumah MBR di Desa Woedoa Hampir Rampung

By Redaksi21 November 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi rumah MBR
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Pembangunan rumah bantuan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Desa Woedoa, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo tahun anggaran 2018 telah mencapai 80 persen atau hampir rampung.

Rumah sebanyak 50 unit itu dibangun oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Nagekeo dengan menggunan dana alokasi khusus (DAK) tahun 2018.

Kepala Desa Woedoa, Yohanes Dhalu mengatakan, pelaksanaan pembangunan rumah MBR merupakan bantuan pemerintah pusat.

”Rata-rata secara fisik bangunan sudah rata Kap,” ujar Yohanes di Kapela Stasi Sorowea, Paroki Nangaroro, baru-baru ini.

Ia mengaku, hingga kini kendala yang dihadapi warga adalah masih menunggu pengerjaan kayu kuda-kuda untuk pengatapan.

Pengerjaan rumah bantuan pemerintah bagi masyarakat dilaksanakan secara gotong- royong.

Ada warga yang telah menyelesaikan pembangunan. Sebagian yang lain sudah rata kap dan menunggu pengerjaan kayu.

Dengan waktu tersisa, Pemerintah Desa Woedoa yang terdekat dengan rakyat akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan pembangunan rumah MBR tersebut.

“Sebagai kepala desa, kami terus melakukan koordinasi dan pengawasan, serta mendorong masyarakat agar pembangunan rumah bantuan ini bisa sukses dan selesai sesuai dengan harapan pemerintah,” kata Yohanes.

“Kadang rencana tidak terlaksana karena ada berbagai hal yang dilakukan di desa yang membutuhkan keterlibatan masyarakat. Sebentar ada kematian, sebentar ada urusan nikah atau sambut baru, belum lagi urus agama, urus sekolah dan lain sebagainya yang membutuhkan keterlibatan masyarakat yang orangnya juga sama,” tambah dia.

Walaupun ada kendala-kendala aktivitas umum, namun ia optimis pelaksanaan pembangunan rumah bantuan akan sukses.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukimanan Kabupaten Nagekeo, Lory Antonius pada kesempatan itu di hadapan para tokoh agama, masyarakat dan umat mengatakan, pemerintah sungguh memberikan perhatian terkait dengan persoalan rakyat.

Ada berbagai bantuan yang telah dikucurkan pemerintah untuk membantu masyarakat, termasuk bantuan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Oleh karena itu, Lory mengharapkan agar bantuan yang ada dapat dimanfaatkan secara baik sesuai dengan sasaran dan tujuannya.

Ia juga mengharapkan agar wajib mendukung semua program pemerintah karena tujuaannya membantu masyarakat.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticleTembok Penahan Kapela Nagespaddhi Roboh
Next Article Lokalisasi KD: Pengakuan PSK, Pandangan Pendeta dan Telaahan Sosiolog

Related Posts

Solidaritas Penyintas Gempa Nagekeo Mulai Renggang, Masalah Pengungsian Makin Kompleks

20 Agustus 2026

Pemuda 22 Tahun Ditemukan Meninggal di Dekat Tenda Pengungsian Pascagempa Nagekeo

20 Agustus 2026

Fastpay Salurkan Bantuan ke 67 Titik Pengungsian Gempa Flores

19 Agustus 2026
Terkini

Gempa Beruntun Guncang Flores, DPRD Desak Pemkab Manggarai Percepat Bantuan Darurat

20 Agustus 2026

Menjangkau yang Belum Tersentuh, BKH-Stevi Harman Salurkan Ratusan Paket Sembako di Kecamatan Rahong Utara

20 Agustus 2026

Kementan Janji Perbaiki Sawah dan Irigasi di Flores yang Rusak Akibat Gempa

20 Agustus 2026

Solidaritas Penyintas Gempa Nagekeo Mulai Renggang, Masalah Pengungsian Makin Kompleks

20 Agustus 2026

Pemuda 22 Tahun Ditemukan Meninggal di Dekat Tenda Pengungsian Pascagempa Nagekeo

20 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.