Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pembangunan Gedung BLK di TTU Dipastikan Selesai Tepat Waktu
NTT NEWS

Pembangunan Gedung BLK di TTU Dipastikan Selesai Tepat Waktu

By Redaksi26 November 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kantor UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Pemkab TTU yang terletak di KM 8, Kelurahan Sasi yang sementara dibangun (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Pembangunan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) milik pemerintah Kabupaten (Pemkab) TTU dipastikan selesai sebelum tanggal berakhir masa kontrak pada akhir Desember mendatang.

Pembangunan gedung BLK yang terletak di KM 8, Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu itu menelan dana senilai Rp 8 miliar lebih yang bersumber dari APBD II tahun anggaran 2018 pada Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi.

“Pembangunan gedung BLK sampai sekarang sudah sekitar 80 persen lebih dan kita pastikan sebelum masa kontrak berakhir tanggal 25 Desember, kita harapkan  seluruh pekerjaan sudah bisa dituntaskan,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten TTU, Bernardinus Totnay saat diwawancarai VoxNtt.com di ruang kerjanya, Senin (26/11/2018).

Kadis Totnay menjelaskan, dana Rp 8 miliar yang dikucurkan tersebut digunakan untuk pembangunan gedung kantor UPTD, Gedung asrama 2 lantai dengan daya tampung 36 orang, 2 ruang belajar, serta penataan halaman dan pembangunan jalan dalam lingkungan BLK.

Selanjutnya dana tersebut digunakan untuk pengadaan jaringan listrik dan sumur bor.

“Ada beberapa perusahaan yang kerjakan pembangunan BLK ini, setiap item pekerjaan dengan perusahaan berbeda-beda,” ujarnya.

Totnay menjelaskan, bagi para peserta yang mengikuti pelatihan di BLK tersebut akan diberikan 2 jenis keahlian.

Keduanya yakni berkaitan dengan tata boga (masak-memasak) dan tata graham (penataan ruangan).

Kedua jenis keahlian tersebut untuk diajarkan, kata dia, lantaran selama ini ada kasus penyiksaan terhadap para tenaga kerja asal TTU di luar daerah.

Penyiksaan dilakukan karena para pekerja tidak memiliki kemampuan yang cukup pada 2 bidang keahlian tersebut.

Ia berharap dengan adanya pelatihan pada BLK, para tenaga kerja yang hendak bekerja di luar daerah sudah memiliki ketrampilan khusus.

“Untuk instruktur yang akan melatih para peserta  kita sementara proses untuk perekrutan, maksimal 2 orang mungkin 1 dari PNS dan 1 dari swasta,” jelasnya.

 

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

BLK TTU TTU
Previous ArticleKades Ponu Terpilih Tak Kunjung Dilantik, Ini Alasannya
Next Article Karya Wartawan di Matim Ini Masuk 10 Besar Lomba Jurnalistik Kominfo 2018

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.