Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pemuda Lape Bangun Puluhan Pohon Natal
Regional NTT

Pemuda Lape Bangun Puluhan Pohon Natal

By Redaksi22 Desember 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pemuda Lape pose bersama usai memasang puluhan pohon Natal di jalan Soekarno Hatta (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Menyongsong perayaan Natal 25 Desember 2018, para pemuda di Kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo membangun puluhan pohon Natal di sepanjang jalan Soekarno Hatta- Penginanga.

Selain pohon Natal, ekspresi kegembiran pemuda Lape menyambut hari kelahiran Yesus Kristus itu juga diisi dengan menata dan meriasi lampu jalan warna-warni.

Para pemuda kreatif asal Lape ini mengerjakan pohon Natal selain menyambut hari kelahiran Yesus Kristus, juga ingin mempercantik wilayah mereka.

Penginisiasi kegiatan, Mateus Bhuku mengaku, pengerjaan pohon Natal semacam ini dilakukan setiap tahun menjelang tanggal 25 Desember. Namun hasil riasan kali ini lebih banyak dan indah dari tahun-tahun sebelumnya.

Menurut dia, selain meriahkan pesta Natal dan tahun baru, pernak pernik ini juga merupakan bentuk kepedulian pemuda Lape terhadap keindahan kota.

“Sebagai daerah dengan mayoritas umat Katolik, setiap perayaan besar gereja harus dibuat meriah,” ujar Bhuku.

Alexander Meka, tokoh muda Lape mengatakan, wilayah itu sebagai pintu gerbang Kota Mbay. Karena itu menyongsong perayaan Natal, Lape harus dibuat beda agar para tamu mendapat sambutan dengan nuansa Natal yang meriah.

Ia berharap, ke depan pemuda Lape diberi ruang oleh Pemda Nagekeo untuk melakukan kreasi-kreasi positif.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticlePamit Latihan Nyanyi, Kobus Pulang Tanpa Nyawa
Next Article Perjuangan dan Puisi, Makna Hari Ibu Bagi Pendeta Emmy dan Ibu Maria Banda

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026
Terkini

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.