Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Jembatan di TTU Roboh, Nyaris ‘Makan’ Korban
Regional NTT

Jembatan di TTU Roboh, Nyaris ‘Makan’ Korban

By Redaksi23 Januari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jembatan penghubung Desa Ponu dan Desa Oemanu roboh di bagian tengah dan nyaris makan korban jiwa
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Jembatan penghubung Desa Ponu dan Desa Oemanu, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten Timor Tengah Utara(TTU) roboh dan nyaris ‘memakan’ korban jiwa. Jembatan itu nyaris roboh total pada, Rabu (22/1/2019),  sekitar pukul 15.00 Wita.

Kejadian bermula saat korban bernama Engelbert Nipu sedang melintasi jembatan. Tiba-tiba jembatan roboh dan berlubang pada bagian tengah. Akibatnya, korban bersama sepeda motornya terjungkal masuk ke dalam kali.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, akibat insiden tersebut Engelbert hanya mengalami luka-luka pada bagian wajah dan tangan, serta memar di bagian tubuh karena benturan.

Sedangkan sepeda motornya berhasil dikeluarkan warga sekitar yang datang melihat kejadian tersebut.

Jembatan ini termasuk dalam area lintas batas yang menghubungkan Distrik Oekusi dan Dili (Timor Leste). Jembatan penghubung Desa Ponu dan Desa Oemanu sudah beberapa kali putus dan terakhir pada akhir tahun 2017 yang lalu.

Namun pada kenyataannya hingga saat ini belum diperhatikan oleh pemerintah pusat untuk melakukan perbaikan.

Oktovianus usboko, warga Desa Ponu kepada VoxNtt.com, Rabu malam menegaskan, insiden itu sebenarnya tidak terjadi, jika pemerintah tidak membiarkan masalah kerusakan jembatan penghubung Desa Ponu dan Desa Oemanu berlarut-larut.

“Sudah dua tahun tapi tidak diperbaiki oleh pemerintah dan ini adalah kelelaian pemerintah dalam memperhatikan masyarakatnya,” tegas Usboko.

Jembatan itu, kata dia, selain sebagai salah satu sarana penghubung masyarakat Desa Ponu dan Desa Oemanu, juga merupakan satu-satunya yang digunakan untuk menghubungkan daerah distrik Oekusi dan Dili Negara Timor Leste.

“Jadi harapan saya sebagai masyarakat agar Pemerintah Kabupaten TTU melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk bisa secepatnya diperbaiki, sehingga aktivitas masyarakat bisa dapat lancar lagi,” ujar aktivis PMKRI Kupang itu.

 

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang TTU
Previous ArticleNTT Darurat Human Trafficking, Ini Tawaran Solusi PADMA Indonesia
Next Article Diduga Tak Bayar Upah Pekerja, Kepala Tukang di Oesapa Dipolisikan

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026

Sheline Lana Tanggung Biaya Sekolah Anak di Wae Ri’i yang Orangtuanya Meninggal Akibat Gempa

26 Agustus 2026

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026

PUPR NTT Verifikasi 300 Rumah Terdampak Gempa di Desa Golo Mendo

26 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.